TANTRUM - Legenda Manchester United Patrice Evra mengatakan Sadio Mane lebih kencang larinya ketimbang eks rekannya di Liverpool, Mohamed Salah.
Mane dan Salah adalah dua pemain sayap kelas dunia. Keduanya menghasilkan puluhan gol bagi Liverpool tiap musimnya.
Bersama Roberto Firmino, mereka membentuk trio yang menakutkan. Ketiganya sukses membantu Liverpool meraih beberapa gelar juara, termasuk Premier League dan Liga Champions.
Mane dan Salah sendiri mampu mencetak banyak gol berkat keunggulan mereka dalam berlari. Kecepatan mereka berdua bisa dibilang berada di atas rata-rata.
Belum lama ini, gim FIFA merilis rating Sadio Mane dan Mohamed Salah. Keduanya sama-sama mendapat angka 90 untuk kecepatan larinya.
Akan tetapi hal tersebut ditertawakan oleh Patrice Evra. Eks bek timnas Prancis itu mengklaim Mane lebih kencang larinya ketimbang Salah.
“Mane lebih cepat dari Salah. Ia akan mengalahkannya [dalam perlombaan]. Ia akan memakannya hidup-hidup,” klaim Evra kepada saluran YouTube-nya, dicuplik dari Bola.net, Kamis, 27 Oktober 2022.
Musim panas 2022 kemarin, Liverpool melepas Sadio Mane ke Bayern Munchen. Keputusan itu dinilai sebagai keputusan yang salah oleh eks gelandang Arsenal, Paul Merson.
“Saya sudah mengatakannya sejak hari pertama, menurut saya, menjual Sadio Mane adalah bisnis terburuk yang pernah ada. Anak itu mencetak gol-gol besar. Lewati mereka, gol pertama, gol penyeimbang, gol kemenangan di menit terakhir, gol-gol besar," tulis Merson di kolomnya untuk Sky Sports.
Baca Juga: BRIN Jelaskan Pemicu Terjadinya Hujan Ekstrem Dinihari
Merson menambahkan, performa Liverpool tak terbantu oleh keputusan memboyong Darwin Nunez. Menurutnya kelas Nunez masih di bawah Mane.
“Ia memimpin dari depan dengan menutup pergerakan lawan, dan bagi saya, untuk apa mereka menjualnya, saya tidak mengerti. Darwin Nunez tidak berada di liga yang sama saat ini. Tidak di liga yang sama sama sekali," klaimnya.
Paul Merson kemudian menuturkan masalah yang lebih besar dari sekadar kehilangan Sadio Mane. Menurutnya performa Liverpool sekarang ambyar karena mereka tak lagi melakukan pressing pada lawan sejak dari depan sebagai sebuah kesatuan.
“Masalah mereka di belakang dimulai dari depan. Mereka tidak menutup sebagai satu unit - Anda dapat melanjutkan tentang meremehkannya tiga penyerang itu, tetapi mereka menutup dari depan. Hanya butuh satu operan lagi, dan mereka akan mencetak gol," serunya.
“Sekarang mereka tidak melakukannya – jadi tim melewati pressing itu, jika ada, maka mereka masuk ke lini tengah berisikan tiga pemain yang bukan yang terbaik di negara ini, dan kemudian Anda berlari ke empat bek," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
BRIN Jelaskan Pemicu Terjadinya Hujan Ekstrem Dinihari
-
Mantap Pisan! Ada Posyandu Multifungsi di Ciamis
-
Wagub Jabar Apresiasi Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Purwakarta
-
Tinjau Harga Kebutuhan Pokok, Agenda Pertama Sarling Perdana Ridwan Kamil
-
Juara MTQ Internasional Malaysia, Qari Indonesia asal Kalimantan dan NTB
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan