TANTRUM - Panas dalam bisa jadi mengindikasikan gejala penyakit tertentu, seperti gangguan pada paru-paru, demam berdarah, bahkan bisa mengindikasikan penyakit TBC.
Untuk itu, panas dalam harus segera diatasi agar tidak menyebabkan berbagai macam komplikasi bagi tubuh.
Berikut beberapa metode yang bisa dilakukan untuk mengatasi panas dalam dilansir dari laman Halo Sehat, Sabtu, 29 Oktober 2022.
1. Minum Air Kelapa Muda
Salah satu penyebab utama panas dalam adalah tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Jika kondisi panas dalam atau dehidrasi Anda tergolong cukup parah dan tidak bisa diatasi dengan air putih, maka air kelapa muda bisa menjadi solusi paling efektif.
Air kelapa muda mengandung banyak ion yang baik bagi tubuh. Ion-ion tersebut efektif untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang sehingga mencegah dan juga mengatasi masalah dehidrasi.
Tidak hanya bagi orang dewasa, air kelapa muda juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah panas dalam bagi anak-anak dan juga bayi.
2. Makanan Laut
Makanan laut juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah panas dalam berupa gangguan pencernaan.
Baca Juga: Hengkang Dari Film Produksi Ashutosh Gowariker "Karram Kurram", Ada Apa dengan Kiara Advani?
Namun, asupan makanan yang satu ini tidak disarankan bagi Anda yang alergi terhadap makanan laut. Makanan laut efektif untuk mengatasi panas dalam karena mengandung turin yang efektif untuk meredakan rasa sakit pada pencernaan Anda.
3. Cuka Apel
Cuka apel ternyata juga efektif untuk meredakan masalah panas dalam. Cuka apel mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga efektif untuk meredakan gejala panas dalam dan juga efektif untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Bahkan gangguan panas dalam lainnya seperti sembelit juga bisa diatasi dengan cuka apel. Cuka apel tidak hanya kaya akan kandungan vitamin C saja, cuka apel juga kayaakan kandungan serat yang efektif menangani masalah pencernaan. Selain itu, cuka apel juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sakit tenggorokan.
4. Madu dan Perasan Lemon
Campuran antara madu dan perasan lemon efektif untuk mengembalikan sistem kekebalan tubuh menjadi kembali optimal.
Tag
Berita Terkait
-
Hengkang Dari Film Produksi Ashutosh Gowariker "Karram Kurram", Ada Apa dengan Kiara Advani?
-
BLACKPINK Bakal Konser di Jakarta
-
Marah Mamuncak, Redakan dengan Doa Ini
-
Ditonton Lebih dari 2,3 Juta Orang, 60 Hari Tayang 'Mencuri Raden Saleh' Kantongi Berbagai Penghargaan
-
Perlu Diwaspadai! 7 Gejala Asam Lambung Naik
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Jangan Lewatkan, Kredit Mobil dan EV Lebih Ringan Bersama BRI KKB di BRImo
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Berpacu dengan Waktu: 80 Warga Jabar Terjebak di Zona Perang Timur Tengah Menanti Dievakuasi
-
BRI Dorong Kepemilikan Mobil Baru Lewat KKB dengan DP Ringan dan Dukungan Pembiayaan EV
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!