TANTRUM - Sebanyak 20 siswa SMPN 7 Kota Bandung berangkat mengikuti Kompetisi Seni Budaya di Turki, Selasa 15 November 2022. Mereka akan menampilkan tari jaipong, tari saman, nyanyian Mojang Priangan, dan musik angklung.
"Para peserta akan berangkat tanggal 19-28 November 2022. Lomba diadakan di dua kota, yakni Istanbul dan Bursa," ungkap Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMPN 7 Kota Bandung, Lukman Surya Saputra.
Selain itu, tanggal 28 November, SMPN 7 juga akan melaksanakan pameran lukisan di Gedung Kreatif Hub.
"Setelah kompetisi di Turki, kami juga akan menyelenggarakan pameran lukisan. Akan ada lelang lukisan dari anak-anak didik kami," tuturnya.
Salah satu peserta tari saman dan angklung, Yura dari kelas 9I mengatakan, sejak Agustus silam ia dan rekan-rekannya telah rutin berlatih untuk mengikuti kompetisi ini.
"Paling sulit menyamakan gerakan dan tinggi badan saat ada gerakan maju. Kalau angklung, sulit di nadanya kadang suka meleset," aku Yura.
Ia menambahkan, kompetisi budaya diadakan di Istanbul, sedangkan festival budaya diadakan di Bursa.
"Kita akan tampil di keduanya. Main musik gitar, biola, dan angklung membawakan lagu Mojang Priangan," katanya.
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melepas keberangkatan 20 siswa SMPN 7 Kota Bandung tersebut.
Baca Juga: Kompak Berbaju Biru, SBY dan Megawati Satu Meja Makan Malam Bersama di GWK Bali
Menurut Yana, kegiatan ini merupakan satu prestasi yang luar biasa. Sebab, Kota Bandung menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang tersebut.
"Seni budaya kita ini sangat kaya. Wajar kita harus berani tampil menampilkan kebudayaan. Kebudayaan ini sebetulnya satu hal yang bisa mempererat silaturahmi antar bangsa," ujar Yana.
Ia berpesan agar para peserta menikmati proses yang telah mereka jalani selama ini. Perkara juara, Yana mengungkapkan, jangan menjadi fokus utama agar tidak membebani performance saat kompetisi.
"Juara itu bonus, yang penting itu proses. Jalani saja sebagaimana selama ini berlatih. Jangan terlalu terbebani jadi juara. Proses itu akan melahirkan hasil yang terbaik," ucapnya.
Ia juga mengimbau agar para peserta bisa menambah relasi dan memperluas pengetahuan budaya negara lain.
"Perluas juga pengetahuan dari budaya lain sambil kita juga percaya diri dengan seni budaya yang akan kita tampilkan," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Open House Istana Diserbu Warga, Antre Halal Bihalal dengan Presiden Prabowo
-
Open House Istana Diserbu Warga, Antre Halal Bihalal dengan Presiden Prabowo
-
John Wick Chapter 3 - Parabellum: Nyawa Keanu Reeves Jadi Buruan, Malam Ini di Trans TV
-
Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS
-
Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya
-
UU Pensiun Pejabat 1980: Aturan 'Jadul' yang Membebani APBN Masa Kini
-
Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026
-
Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya
-
Stop Normalisasi Lebaran Flat: Ini Hari Raya, Bukan Hari Senin
-
Caviar Rilis Smartphone Mewah Spirit of UAE: iPhone 17 Pro Berlapis Emas Harga Rp 170 Jutaan