TANTRUM - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, memuntahkan awan panas guguran pada Minggu sejak pukul 02.46 WIB.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) partai turun ke lapangan untuk membantu masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur.
"Rupanya Ibu Megawati menelepon saya tadi. Akhirnya, saya langsung menelepon balik Ibu Megawati," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto sedang berada di Yogyakarta menghadiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Jujitsu. Saat menyampaikan sambutan dalam Kejurnas Jujitsu tersebut, Hasto mengaku tidak sadar mendapat panggilan telepon dari Megawati.
Hasto menceritakan Megawati langsung memberi arahan kepada jajaran partai untuk segera ikut membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
"Ibu Megawati berpesan agar segera disiapkan dan dimobilisasi Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Jawa Timur dan agar secara khusus memberi bantuan keperluan untuk ibu dan anak, serta makanan untuk balita. Tanggap darurat, reaksi cepat, dan tepat sasaran; itu yang selalu dipesankan Ibu Mega saat ada kabar bencana," kata Hasto.
Ia langsung menginstruksikan Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Sadarestuwati dan Arif Wibowo, anggota DPR di sekitar Gunung Semeru, seperti Sonny Danaparamita, pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, serta Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani untuk segera bergerak menjalankan perintah Megawati tersebut.
"Ibu Megawati selalu detail setiap kali memberi arahan. Baguna PDI Perjuangan turun, membantu aksi tanggap darurat atas letusan Semeru ini," katanya.
Baca Juga: Tewaskan 7 Orang, Ini Kronologi Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Magetan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar