TANTRUM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jalur kereta api Makassar-Parepare di Sulawesi Selatan. Jalur kereta api pertama kali di Sulawesi ini, akan tersambung hingga ke bagian utara Sulawesi atau ke Manado, Sulawesi Utara.
“Nantinya Insya Allah akan sambung-menyambung dari Makassar sampai utara di Sulawesi Utara di Manado, meski sekarang ini baru dari Makassar sampai Parepare, dan yang sekarang ini yang kita resmikan ini jalur dari Maros ke Barru,” kata Presiden Jokowi.
Proyek Kereta Api (KA) Makassar-Parepare ini akan menjadi bagian dari megaproyek KA Trans Sulawesi. Menurut dia, jika nanti sudah banyak kereta beroperasi di jalur tersebut baik kereta penumpang, wisata, atau barang, akan meningkatkan daya saing nasional.
Jokowi menjelaskan, pembangunan jalur kereta api Makasaar - Parepare menjadi solusi dari kepadatan lalu lintas yang menyebabkan kemacetan, sekaligus penunjang konektivitas orang dan jasa yang berbiaya murah. Saat ini, kemacetan telah terjadi di kota-kota besar di Indonesia.
Kemacetan yang terjadi di berbagai kota besar, ditekankan Presiden Jokowi, karena keterlambatan dalam membangun transportasi publik atau transportasi massal.
"Terlambat padahal itu hal yang sangat basic untuk menghubungkan antarprovinsi antarkota dan kabupaten. Tentu saja yang kita pilih adalah yang paling murah. Oleh sebab itu kereta api menjadi hal yang sangat dasar untuk dibangun," jelasnya.
Keterlambatan membangun transportasi massal baik untuk penumpang maupun untuk barang, semua pihak berbondong-bondong menggunakan kendaraan pribadi. Karena itu, kemacetan padat terjadi di semua kota.
“Di Jakarta terlambat 30 tahun kira-kira. Meskipun sekarang sudah ada MRT tapi baru satu jalur, LRT tapi juga belum jalan, sehingga kalau di Jakarta pagi macet, siang macet, sore macet, malam macet sekarang ini, karena keterlambatan dalam membangun itu,” kata Jokowi.
Proyek KA Makassar-Parepare merupakan bagian dari pembangunan KA Trans Sulawesi dan menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN).
Baca Juga: Balas Pernyataan Jokowi, Ono Surono PDIP Sebut FIFA Juga Campur Adukkan Olahraga dengan Politik
Menurut data KPBU Kementerian Keuangan, nilai proyek Kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) perkeretaapian Makassar-Parepare mencapai Rp1 triliun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mitsubishi Siap Produksi Pikap Kopdes Merah Putih, Tapi Belum Pernah Ditawari Agrinas
-
Review Lift: Film Thriller Lokal dengan Akting yang Menarik dan Emosional
-
Terjadi Lagi, Gajah Mati Ditemukan di TNTN: Diduga Akibat Infeksi Terkena Jerat
-
3 Tablet Android Terjangkau dengan Spek Menarik di Bawah Rp5 Juta
-
6 Olahraga Ringan saat Puasa untuk Jaga Stamina, Tubuh Tetap Sehat Selama Ramadan
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026