TANTRUM - Produsen kendaraan listrik GoEasy, Goeasy Smart Technology, memperkenalkan produk motor listrik dan kabinet penukar baterai motor listrik. Produk ini, diklaim memungkinkan pengemudi menukar baterai dengan cepat dalam tujuh detik.
Dengan kabinet penukar baterai Go Easy, pengemudi dapat terus mengendarai kendaraan, tanpa khawatir kehabisan daya.
“Kami menawarkan banyak keuntungan kepada konsumen. Pertama, konsumen bisa membeli unit motor
listrik saja tanpa baterai dengan harga spesial,” kata Direktur Goeasy Smart Technology, Xuelong Wang.
Wang mengatakan bahwa GoEasy mengintegrasikan riset, pengembangan, dan manufaktur yang fokus pada pengembangan paket baterai kendaraan listrik dan lithium.
Dari proses pengembangan dan manufaktur, serta pengalaman panjang di China dan India, pihaknya memperkenalkan produk motor listrik bernilai ekonomis yang memudahkan pemakainya, khususnya dalam penggunaan dan penggantian baterai saat dalam perjalanan.
Wang berharap pihaknya bisa menjadi bagian pertumbuhan ekonomi di Indonesia. GoEasy, membuka peluang kerjasama dengan para pemangku kepentingan termasuk pemerintah, pengelola dan pelaku usaha transportasi online, serta kelompok usaha kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia.
"Bersama-sama kita bisa mendorong masyarakat ambil bagian dalam transisi energi,” ujar Wang.
Selain Wang, diskusi tersebut menghadirkan pembicara Evvy Kartini yang merupakan Founder National Battery Research Institute (NBRI). Wang dan Evvy sepakat bahwa peralihan dari kendaraan konvensional ke kendaraan listrik memiliki banyak manfaat, terutama dari sisi ekonomi. Selain ramah lingkungan, kendaraan listrik bisa menekan biaya bahan bakar.
“Dengan perhitungan secara umum, motor listrik memiliki angka jauh lebih murah jika dibandingkan
dengan motor dengan bahan bakar bensin. Perawatannya juga relatif lebih mudah,” jelas Wang.
Baca Juga: TransJakarta Diminta Layani Rute Bandara Soekarno-Hatta
GoEasy menyatakan siap membuka showroom dengan konsep COCO (company owned company operated) di Jakarta sekaligus mengedukasi masyarakat tentang berbagai manfaat kendaraan listrik, seperti efisiensi, hemat biaya, dan ramah lingkungan, yang akan membawa perubahan signifikan dalam menekan jumlah emisi karbon di Indonesia pada 2060.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123