/
Jum'at, 15 September 2023 | 13:37 WIB
Ustaz Abdul Somad (Kanan) (Instagram)

Polemik relokasi warga Rempang, Batam, Kepulauan Riau, untuk proyek strategis nasional (PSN) Eco City kini masih berlangsung. 

Bentrok massa dengan polisi saat melakukan unjuk rasa menolak relokasi 16 kampung di Pulau Rempang, pada Senin (11/9/2023), menyebabkan 27 orang ditangkap.

"Dalam penanganan insiden ini, kepolisian telah mengidentifikasi dan melakukan penangkapan beberapa orang dalam kejadian tersebut yang melakukan perusakan dan perlawanan terhadap petugas Polri. Sebanyak 14 orang dari mereka diamankan di Polda Kepri, sementara 13 orang lainnya diamankan di Polresta Barelang," jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Selasa (12/9/2023).

Aksi penangkapan terhadap 27 orang ini membuat Ustaz Abdul Somad (UAS) ikut bersuara. Dalam unggahan Instagramnya @ustadzabdulsomad_official, Kamis (14/9/2023), UAS meminta para pengacara terbang ke Rempang untuk membantu warga di sana.

"Wahai pengacara pengacara berangkat kalian sekarang menolong yang sekarang sedang kena tangkap sekarang, supaya dilepaskan," kata UAS.

UAS juga meminta para pengacara tersebut membebaskan sejumlah warga penolak relokasi yang dituding menjadi provokator.

Dalam ceramahnya yang diunggah ke Instagram, UAS mengungkapkan bahwa warga yang ditangkap itu bukanlah pelaku tindak kriminal seperti koruptor.

"Mereka bukan pengedar narkoba, koruptor. Mereka adalah orang yang membela tanahnya, rumahnya. Macam mana kalau rumah kita, cari makan kita dirampas," ujarnya lagi.

UAS berharap, para pengacara dapat membantu warga Rempang untuk mendapatkan keadilan.

Baca Juga: Kartika Putri Nasihati Cewek yang Pakai Kutek dan Extension Bulu Mata: Wudunya Aja Gak Sah, Apalagi Salatnya

"Saya harap pengacara-pengacara kita, yang membela kebenaran, membela orang yang dizalimi, tolong bantu mereka," pinta UAS.

Load More