Warna kulit Wayan Mirna Salihin usai meninggal dalam kasus kopi sianida masih menjadi perdebatan. Ahli forensik Djaja Surya Atmadja menyebut kulit Wayan Mirna berwarna biru saat meninggal, tidak sesuai dengan ciri orang yang meninggal karena sianida.
Perdebatan ini membuat netizen bermata jeli menyoroti detail lain yang terlihat dalam dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso". Salah satunya foto jenazah Wayan Mirna di hp sang kembaran, Sandy Salihin.
Adalah netizen dengan akun TikTok bernama sunika6823 yang mengutarakan soal foto jenazah Wayan Mirna di ponsel Sandy Salihin. Akun tersebut menunjuk momen ketika Sandy memperlihatkan foto di ponsel miliknya.
"Cek ICE Cold. Pas kembaran Mirna buka HP Scroll galeri paling bawah tangal 08-januari-2016 ada foto warna biru," tulis akun TikTok sunika6823, dikutip pada Jumat (13/10/2023).
Komentar akun sunika6823 soal jenazah Wayan Mirna kemudian dijadikan konten oleh akun inilirikk di TikTok. Si empunya akun menyertakan cuplikan Sandy Salihin dari dokumenter Netflix.
Terlihat Sandy tengah menunjukkan foto yang tersimpan di galeri ponselnya. Memang terlihat beberapa foto yang diambil setelah Wayan Mirna meninggal dunia dalam ponsel Sandy Salihin.
Beragam komentar pun diberikan oleh netizen usai menyimak video tersebut. Banyak netizen yang ikut menyoroti foto jenazah Wayan Mirna dalam potret yang disimpan Sandy Salihin.
"Tuh foto di HPnya, kalau enggak salah mayatnya Mirna deh. Bisa di-zoom itu merah atau biru ya? Sesuai penjelasan Prof DJ," kata netizen. "Satu biru yang satu agak kemerahan kan?" celetuk yang lain.
"Itu mayatnya biru loh bukan merah," ujar netizen memberikan komentar. "Itu mayatnya udah dimakeup," sahut yang lain. "Ya emang biru kan dia diwawancara dulu, nah yang bilang merah siapa," komentar lainnya.
Baca Juga: Nasib Apes Jokowi Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo: Citra Buruk, Bakal Dimusuhi PDIP?
Sebelumnya, Dokter Djaja Surya Atmadja selaku ahli forensik kasus kopi sianida ini bersaksi bahwa mayat Wayan Mirna berwarna biru. Padahal mayat yang meninggal karena sianida seharusnya berwarna red cherry.
"Saya lihat mukanya. Orang keracunan sianida, salah satu tanda utamanya adalah bikin mukanya merah terang, lebam mayatnya merah terang. Ini (Mirna) lebam mayatnya biru. Mukanya biru, semuanya biru, jadinya nggak cocok," terang Dokter Djaja Surya Atmadja dalam podcast Richard Lee.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
-
Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis
-
5 Sepatu Lari yang Paling Nyaman Dipakai di Aspal Palembang, Bikin Kaki Nggak Cepat Pegal
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
4 Rekomendasi Lampu Sepeda Terbaik 2026 dan Harganya
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Mei 2026: Kualitas Bintang Lima, Harga Juara
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo