Instagram Angeline Jolie diserang usai membuat satu status terkait konflik Israel-Palestina. Netizen menyerang Instagram Jolie karena tak senang dengan penggunaan istilah teroris di postingannya itu, diduga dialamatkan untuk Palestina.
Dalam postingannya @angelinajolie, juga menyentil perjuangan Hamas. Namun, Jolie merasa geram dengan banyaknya warga sipil yang terbunuh terutama anak-anak.
"Ada begitu banyak kematian warga sipil yang tak bersalah. Saya juga berdoa untuk keselamatan setiap sandera dan keluarga dengan rasa sakit yang tak terbayangkan atas pembunuhan orang yang mereka cintai," kata Angelina, Minggu (29/10/2023).
"Di atas segalanya, anak-anak yang terbunuh dan banyak anak yang sekarang menjadi yatim piatu," lanjut Jolie.
"Apa yang terjadi di Israel adalah tindakan teror," tegas Angelina. Wanita tersebut juga menyuarakan gencatan antara kedua negara untuk mengakhiri konflik.
"Kemanusiaan menuntut gencatan senjata segera. Nyawa orang Palestina dan Israel, serta nyawa semua orang di seluruh dunia sama berharganya," imbuhnya.
Namun pernyataan Jolie mengunakan kata teror sangat disayangkan netizen.
"Serangan teroris di Israel? Serius? Dan bagaimana dengan rakyat Palestina yang telah menderita selama 75 tahun akibat pendudukan Israel yang dengan kejam menguasai tanah mereka sejak 1948. Tolong edukasi diri Anda," tulis akun @lougyyehia.
Netizen juga mempertanyakan mengapa tidak Israel yang dilabeli teroris?
Baca Juga: Mahalini Dituduh Selingkuh hingga Renggang dari Rizky Febian, Bapaknya Iky yang Klarifikasi
"Mengapa semua selebriti harus mulai berbicara tentang Israel terlebih dahulu? Apakah hanya agar aman? Israel telah membunuh lebih dari tujuh ribu orang, sebagian besar adalah anak-anak, mengapa Anda tidak menyebut mereka (Israel) sebagai teroris?" tanya @mariam_nadem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu