SuaraTasikmalaya.id – Video viral dalam sepekan ini cukup mengegerkan publik. Seorang tokoh agama membocorkan posisi Ferdy Sambo yang dikatakannya bukan ditahan di Mako Brimob.
Tokoh agama tersebut mengatakan jika rakyat Indonesia saat ini sedang dibohongo oleh system.
Bahkan dia mengingatkan masyarakat Indonesia agar hati-hati dalam memilih presiden.
Seperti diketahui jika nasib Irjen Ferdy Sambo sampai saat masih berstatus tersangka dan diputuskan dipecat secara tidak hormat.
Namun di balik status tersebut Ferdy Sambo yang diduga dalang pembunuhan Brigadir J, di dalam video tersebut dikorek-korek.
Entah data dari mana, pemuka agama tersebut mengatakan Ferdy Sambo sebenarnya tidak ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.
Posisi Ferdy Sambo justru dipertanyakan beberapa pihak. Alasannya adalah pihak kepolisian tak pernah merilis foto atau video ayah empat anak itu sedang ada di dalam sel.
Apa yang menjadi realitas di lapangan soal Ferdy Sambo, kemudian memicu berbagai teori dan isu liar di publik.
Seperti diketahui jika foto-foto tahanan sebelumnya yang berkaitan dengan tokoh atau ulama kerap dibagikan seseorang tanpa tahu dari mana sumber awalnya.
Misal, publik pernah geger dengan tersebarnya Habib Rizieq Shihab di dalam penjara.
Kemudian foto Ahmad Dhani sedang dipenjara pun juga bisa viral. Lalu ada foto Bahar bin Smith, Gus Nur, Sahganda Naenggolan, dan tahanan lain yang dinilai kontra dengan pemerintah.
Sama seperti Ahok saat di Mako Brimob, foto Ferdy Sambo hingga saat ini belum pernah “disebarkan”.
Kemudian baru-baru ini seorang penceramah dengan lantang mengatakan Ferdy Sambo memang tidak ditahan di Mako Brimob.
Sang pemuka agama ini mengatakan jika suami Putri Candrawathi itu disebut-sebut tengah diinapkan di hotel berbintang.
Sang penceramah menegaskan, jika selama ini masyarakat Indonesia ditipu para penguasa.
Lantas, pernyataan kontroversial tokoh agama ini langsung viral di media sosial.
"Diumumkan Jenderal Sambo status tersangka langsung ditahan di Mako Brimob. Eh nggak taunya nginep di hotel Aston. Bukan ditahan di Mako Brimob. Kan ini sandiwara, rakyat dibohongi,” kata penceramah tersebut dikutip dari Populis.id, Selasa (20/9).
Dalam video yang sama, penceramah itu juga melontarkan tudingan lainnya, ia sebut ada skenario besar yang telah dirancang Ferdy Sambo untuk memenangkan seorang calon Presiden pada Pilpres 2024 mendatang, Capres yang didukung Sambo adalah yang berasal dari kelompok oligarki.
"Jenderal Ferdy Sambo ini ya Allah ternyata punya target 2024 dia harus meloloskan calon presiden oligarki," bebernya.
Tak hanya itu, ustadz tersebut juga menyebutkan, saat calon presiden yang disokong Ferdy Sambo naik tahta, maka dirinya langsung diangkat menjadi Kepala Kepolisian RI, menggantikan posisi Listyo Sigit Prabowo. "Dan Sambo harus dijadikan Kapolri," pungkasnya.
Pernyataan ustaz yang belum diketahui identitasnya itu pun langsung diserbu dengan beragam tanggapan dari netizen.
"Jadi apa Indonesia kalau begini, semoga Allah secepatnya memberikan keadilannya," kata akun @ifanjho**. "Jangan sampai terjadi ya Allah ya Robby. Tolong lindungi Indonesia," ucap akun @meliana**. "Bapak pemberani kita dukung, buka mata, buka telinga kita agar hati-hati memilih pemimpin," sahut akun @lincelin**.
Sumber: herstory
Berita Terkait
-
Ulama Besar Habib Luthfi Turun Gunung Gara-gara Ferdy Sambo Rusak Nama Polri, Ini Saran untuk Semua Anggota Polisi
-
Ferdy Sambo Belum Menyerah, IPW Kirim Sinyal akan Ada Perlawanan Balik
-
Saksi Kunci Tak Lihat Ada Pelecehan di Magelang, Kebohongan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Selesai?
-
BREAKING NEWS! Dihadapi Jenderal Bintang Tiga, Karier Ferdy Sambo Tamat
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti