SuaraTasikmalaya.id - Meskipun normal terjadi, smegma atau keputihan dapat menjadi media perkembangan bakteri yang berisiko dan menyebabkan terjadinya peradangan jika tidak dibersihkan.
Smegma atau keputihan diproduksi oleh kelenjar minyak di sekitar alat reproduksi.
Zat ini terbentuk dari campuran minyak, sel kulit mati, dan keringat.
Smegma akan menjadi masalah ketika tidak hanyut dan dibiarkan menumpuk.
Kelembaban di dalam alat repsoduksi Anda menyediakan tempat bagi bakteri untuk berkembang biak.
Hal ini akan menyebabkan bau berbahaya dan peradangan pada area genital.
Namun, smegma juga dapat membantu dalam hubungan biologis dan mencegah kulit dari rasa gatal atau kering.
Dikarenakan smegma adalah zat yang terjadi secara alami di dalam tubuh kita, tidak ada cara untuk sepenuhnya menghentikan pembentukannya.
Tetapi, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu menjaga smegma atau keputihan tetap terkendali dikutip dari Stylecraze.com.
Baca Juga: Kabar Terbaru Istri Ferdy Sambo, Kapolri Turun Langsung Soal Penahanan Putri Candrawathi
1. Hindari menggunakan sabun beraroma, bedak, dan deodoran
2. Cuci sabun yang Anda gunakan sepenuhnya untuk menghindari iritasi
3. Kenakan pakaian dalam berbahan katun agar alat repsoduksi bisa bernapas
4. Hindari penggunaan legging, atau pantyhose untuk mencegah penumpukan keringat dan minyak
5. Hindari kain seperti nilon, asetat, dan kain sintetis
6. Hindari douche alat reproduksi karena dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan infeksi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim