Kapolda tersebut dikatakan Marti langsung memberi pesan agar Kamaruddin tidak banyak ngoceh.
"Ketemu di Jakarta, (Kapolda dan Komaruddin Simanjuntak) datang dari daerah," kata Martin Lukas pada program Apa Kabar Indonesia Malam, tayang di TV One, Selasa (6/9/2022).
Ketika ditanya nama atau sosok kapolda tersebut, Martin enggan menyebut nama dan daerah tempat kapolda itu bertugas.
Martin malah mengatakan, jika dirinya tidak tahu siapa yang memberi perintah agar kapolda tersebut menemui Kamaruddin Simanjuntak.
"Saat itu (Kamaruddin) diminta cooling down (mendinginkan suasana)," ucap Martin Lukas.
Sebagai informasi, hingga saat ini tercatat tiga kapolda yang menjadi sorotan publik lantaran diduga terlibat menyokong skenario Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan sadis Brigadir J.
Terkait nama ketiga kapolda tersebut, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan sudah didengar Timsus dan Itsus.
Dikatakan Dedi, Itsus atau Inspektorat khusus akan mendalami informasi itu. Meski begitu, Dedi belum mengungkap kapan ketiganya diperiksa.
Sebagai informasi, awalnya kasus pembunuhan Brigadir J, dikatakan akibat tembak menembak, yang diawali terjadinya pelecehan di Duren Tiga.
Baca Juga: Biadab! Suami Bakar Istri Hidup-Hidup, Biang Keroknya Ternyata Gara-Gara Game Mobile Legend
Namun setelah semua mata menyoroti kasus tersebut, semua berubah. Dari pengakuan Bharada E, kematian Brigadir J bukan baku tembak, tapi ditembak dari jarak dekat.
Bukan itu saja, terkait adanya pengakuan pelecehan di Duren Tiga, juga terungkap hal itu tidak terjadi.
Setelah pelecehan di Duren Tiga terbantahkan, kini muncul lokasi baru, yakni di Magelang.
Istri Ferdy sambo mengaku diperkosa oleh Brigadir J saat mereka ada di Magelang.
Berita Terkait
-
Hasil Uji Kebohongan: Bharada Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Jujur
-
Begini Nasib 3 Jenderal yang Diduga Bantu Ferdy Sambo Sebarkan Informasi Baku Tembak dan Pelecehan di Duren Tiga
-
Begini Pengakuan Jenderal Bintang Tiga Menjawab Tuduhan Perselingkuhan Istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma'ruf: Baru Seminggu
-
Ada Apa Tiba-Tiba Sosok Penting Peringati Penyidik Polri Soal Jenderal Ferdy Sambo, Sebut Tahu Cara Lolos dari Jerat Hukum
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan