SuaraTasikmalaya.id – Jelang persidangan Ferdy Sambo dkk yang akan digelar pekan depan. Kabar terbarunya, muncul fakta baru bahwa Kuat Ma'ruf memiliki peran besar pada aksi Putri Candrawathi yang melaporkan Brigadir J ke Ferdy Sambo.
Kuat Ma'ruf ternyata mendesak Putri Candrawathi untuk melapor ke Ferdy Sambo tentang Yosua.
Hal tersebut terungkap dalam petikan surat dakwaan jaksa ini dilihat di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (12/10/2022).
Diketahui Kuat Ma’ruf memprovokasi istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi untuk melaporkan dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J ke suaminya.
"Saksi Kuat Ma'ruf mendesak Saksi Putri Candrawathi untuk melapor kepada Terdakwa Ferdy Sambo dengan berkata: 'Ibu Harus Lapor Bapak, biar di rumah ini tidak ada duri dalam rumah tangga ibu'," bunyi petikan dakwaan jaksa dilihat di SIPP PN Jakarta Selatan.
Ketika Kuat Ma’ruf yang saat itu mencoba provokasi Putri Candrawathi lapor ke Ferdy Sambo, ia diketahui belum mengetahui apa yang terjadi sebenarnya di kamar tersebut.
Meskipun saat itu saksi Kuat Ma'ruf masih belum mengetahui secara pasti kejadian yang sebenarnya," lanjut jaksa.
Mulanya Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR bersama Bharada Richard Eliezer yang saat itu di Mesjid Agung Magelang ditelepon Putri Candrawathi untuk ke rumahnya di Magelang.
Kemudian Bripka RR diminta istri Ferdy Sambo untuk memanggil Brigadir J untuk menghadap ke kamar pribadi Putri Candrawathi di rumah Magelang.
Baca Juga: Pengacara Rizky Billar Keceplosan Kliennya Selingkuh, Isa Zega Beberkan Kronologinya
Brigadir J yang sebelumnya sempat menolak, akhirnya mau menemui istri Ferdy Sambo usai dibujuk oleh Bripka RR.
Kemudian jaksa menyebut dalam dakwaannya jika RR meninggalkan Brigadir J dan Putri Candrawathi di kamar tersebut.
"RR meninggalkan Putri Candrawathi dan korban Brgadir J berdua berada di dalam kamar pribadi Putri Cabdrawathi sekira 15 (lima belas) menit lamanya," bunyi petikan dakwaan jaksa dilihat di SIPP PN Jaksel.
Usai Brigadir J keluar, saat itulah diketahui alasan provokasi dilancarkan Kuat Ma’ruf kepada Putri Candrawathi untuk melaporkannya ke Ferdy Sambo.
“Ibu harus lapor bapak, biar di rumah ini tidak ada duri dalam rumah tangga ibu," kata Kuat pada Putri.
Dipengaruhi Kuat Ma'ruf, Putri Candrawathi disebut menelepon Ferdy Sambo pada hari Jumat, 8 Juli 2022, hingga akhirnya menimbulkan kemarahan dan terjadi pembunuhan terhadap Brigadir J.
Dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua, Polri telah menetapkan lima tersangka, yakni mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal (RR) dan Bharada Richard Eliezer alias Bharada E yang merupakan ajudan Ferdy Sambo, serta Kuat Ma'ruf yang merupakan sopir kepercayaan Sambo.
Alhasil, Ferdy Sambo dkk dalam sidang nanti akan didakwa melanggar Pasal 340 KUHPidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.
Berita Terkait
-
Curhatan Istri Ferdy Sambo: Putri Histeris usai Alat Vital Diraba, Dipaksa Buka Baju saat Ditodong Senpi Brigadir J
-
Bakal 'Perang' Di Meja Pengadilan, Ferdy Sambo-Putri Candrawathi Harus Siap Fisik Dan Mental
-
Ferdy Sambo Berkelit, Kini 'Berhati Malaikat' Akui Bikin Skenario Baku Tembak demi Selamatkan Bharada E
-
Histeris usai Kemaluan Diraba saat Tidur, Putri Candrawathi Ngaku Dicekik hingga Dipaksa Buka Baju oleh Brigadir J
-
Wow! Putri Candrawathi Beri Pengakuan Mengejutkan, Paha hingga Kemaluannya Diraba Brigadir J
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat
-
Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026
-
Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya
-
Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?
-
Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar