SuaraTasikmalaya-Warga Bandung heboh menyusul ledakan diduga bom bunuh diri di dekat Kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, sekitar pukul 08.30 WIB.
Peristiwa ini direkam warga hingga viral. Beberapa foto korban tampak terpampang di beberapa akun medsos. bahkan ada video detik-detik ledakan. Tampak wara berlarian dari sekitar Polsek Astana Anyar. "Bom aduh jang, kade ulah kadinya awas jang ( jangan mendekati lokasi kejadian ada bom), ," teriakan salah seorang ibu di lokasi kejadian
Ada pula beberapa foto yang menunjukkan adanya kerusakan atas bom tersebut di depan Kantor Polsek Astana Anyar. Belum ada data pasti jumlah korban pada peristiwa tersebut.
Ditemukan pula potongan tubuh manusia pasca ledakan. Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab ledakan itu.
Dari rekaman video yang diterima, terlihat sejumlah orang panik di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman itu juga disebutkan suara ledakan mirip bom.
Hingga kini polisi masih menyelidiki dan mengamankan area lokasi ledakan diduga bom tersebut.
Sebuah ledakan terjadi di sekitar Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat. Dari informasi yang beredar peristiwa ini dilaporkan terjadi pada Rabu (7/12/2022) sekitar pukul 08.20 WIB pagi tadi.
Di sisi lain, berdasar informasi yang beredar juga disebut ledakan diduga berasal dari aksi bom bunuh diri.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut.
Baca Juga: Lodewijk: DPR Akan Gelar Paripurna Khusus Pengesahan Calon Panglima TNI
"Iya di Astanaanyar," kata Tompo.
Kabid Humad Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo menyebut ledakan akibat bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung ini terjadi saat jajaran Polsek Astana Anyar tengah melakukan apel pagi.
"Kejadian memang terjadi saat apel pagi, diperkirakam jam 8.15 WIB," ujar dia dalam wawancara dengan televisi swsasta, Rabu (7/12/2022).
Suara ledakan terjadi di sekitar Polsek Astana Anyar, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu (7/12/2022). Kebenaran informasi tersebut dibenarkan oleh Kepolisian.
"Benar ada ledakan. Tapi informasi lebih lanjut, sedang kami cek," kata Kabid Humas Polda Jabar Ibrahim Tompo, Selasa (7/12/2022) dikutip dari suara.com.
Informasi yang dihimpun, ledakan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.20 WIB . Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti dari mana sumber ledakan, termasuk apakah ada korban dalam ledakan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Erika Carlina Jawab Kemungkinan Balikan dengan Bravy
-
Daftar Harga Motor Suzuki Terbaru April 2026: Intip Spesifikasi dan Pilihan Modelnya!
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Estimasi Ongkos Motor Listrik vs Motor Bensin Jangka Waktu 5 Tahun, Mending Mana?
-
Rahasia PIK Bisa Tarik 18 Juta Pengunjung: Destinasi yang Tak Lagi Bergantung Musim Liburan
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Mood Swing Jelang "Tamu Bulanan" Bikin Capek? Ini Rahasia Biar Tetap Kalem
-
ASUS Rilis Mini PC ExpertCenter PN55, Didukung AMD Ryzen AI 400 dan Copilot+
-
Isi Garasi Jaksa Wira Arizona di Kasus Videografer Amsal Sitepu, Tunggal Harga Menggelegar
-
Rp3 Triliun untuk PSEL Sulsel, Menteri LH: Gubernur Meyakinkan Kami