Suara.com - Rencana Presiden Joko Widodo yang akan menikahkan putra ketiganya Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono ternyata menjadi sorotan. Banyak pihak menuding dan mencibir bahwa Jokowi menikahkan ketiga anaknya selama ia menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia. Merespon tudingan tersebut, Gibran dengan tegas mengatakan bahwa Jokowi tidak pernah menerima amplop maupun hadiah dari para tamu yang hadir.
Sebuah ledakan diduga bom bunuh diri terjadi di kantor Polsek Astanaanyar, Kota Bandung pada Rabu (7/12/2022) pagi pukul 08.30 WIB. Media sosial langsung diramaikan dengan video tentang korban dari ledakan bom. Dari sejumlah video yang tersebar di Twitter, sempat terlihat sejumlah orang panik berhamburan usai kejadian terjadi di Polsek Astanaanyar Bandung. Jika memang kamu melihat foto atau video korban di media sosial, sebaiknya berhenti di kamu dan jangan sebarkan lagi.
Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal lifestyle Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.
1. Jokowi Tegas Tak Terima Amplop Saat Menikahkan 3 Anaknya, Waktu SBY Bagaimana?
Putra pertama Presiden Joko Widodoi, Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa tidak pernah ada sumbangan saat orang Presiden menikahkan semua anaknya. Termasuk saat menikahkan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
Hal itu disampaikan oleh Gibran Rakabuming Raka, menjawab tudingan dari warganet yang mempertanyakan total sumbangan yang didapat Jokowi saat menikahkan anaknya.
2. Jokowi Tak Terima Amplop dan Uang Sepeser Pun Saat Nikahkan 3 Anaknya, Ternyata Hukumannya Berat
Rencana Presiden Joko Widodo yang akan menikahkan putra ketiganya Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono ternyata menjadi sorotan. Banyak pihak menuding dan mencibir bahwa Jokowi menikahkan ketiga anaknya selama ia menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia.
Baca Juga: Hotman Paris Pamer Dapat Undangan Pernikahan Kaesang Pangarep, Warganet: Sangat Sederhana Sekali
Tudingan itu disampaikan sejumlah warganet di Twitter dan direspon oleh Gibran Rakabuming Raka.
3. Dicibir Nikahkan 3 Anak Saat Menjabat Jadi Presiden, Padahal Jokowi Tak Boleh Terima Amplop dari Tamu Lho, Kenapa?
Keluarga Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat dicibir karena menikahkan ketiga anaknya saat menjabat selama dua periode menjadi orang nomor satu di Indonesia. Hal ini disampaikan beberapa warganet di Twitter Gibran Rakabuming Raka.
Saat itu, putra sulung Jokowi yang menjabat sebagai Walikota Solo menjawab permintaan maaf mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli yang tidak bisa hadir ke pernikahan Kaesang Pangarep karena memiliki agenda lain di hari yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana