SuaraTasikmalaya.id - Persib Bandung benar-benar mendapat ujian dengan padatnya jawal kompetisi.
Bayangkan, dari satu pertandingan ke pertarungan lain hanya disediakan waktu dua hari jeda istirahat bagi pemain.
Entah jadwal tersebut ideal atau tidak, yang pasti di kompetisi sepak bola belahan dunia manapun, sangat jarang terjadi.
Namun, beginilah Indonesia semua biasa diatur suka-suka berdasar kebutuhan si pembuat kebijakan atau yang sedang berkuasa.
Soal kondisi pemain yang kelelahan, adalah nomor kesekian, yang penting roda bisnis bisa diputar dan menghasilkan cuan.
Meski demikian, semua klub tidak bisa menolak karena mereka juga sama-sama membutuhkan pertandingan untuk tetap berlangsung meski jadwal sangat super padat.
Termasuk dalam pertandingan yang akan dihadapi Persib Bandung kontra Persebaya sore nanti.
Entah apa yang bisa dikatakan selain luar biasa, di mana pemain harus kerja rodi di lapangan dalam 90 menit pertandingan.
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla pun melihat jika kondisi jadwal yang sangat padat tidak bisa dihindari.
Baca Juga: Akankah Persebaya Nodai Rekor Mentereng Luis Milla di Persib ?
Tidak ada jalan dan cara lain, kecerdasan dan pengalaman para pelatih-lah yang akan diuji, termasuk Luis Milla.
Awalnya Luis Milla berbicara soal kekuatan calon lawannya, yakni Persebaya Surabaya.
Pelatih asal Spanyol ini begitu nyata memuji bagaimana kekuatan Persebaya yang harus diantisipasi Persib Bandung.
Dalam kacamata Luis Milla, Persebaya dinilai sebagai satu di antara tim terbaik di tanah air.
Persebaya di mata Luis Milla adalah tim sepakbola yang sangat atraktif dan mampu menguasai permainan bola dari kaki ke kaki.
"Tim ini (Persebaya) selalu berusaha memainkan bola dengan atraktif," kata dia.
Berita Terkait
-
Akankah Persebaya Nodai Rekor Mentereng Luis Milla di Persib ?
-
Prdeksi Line-up Persib vs Persebaya, Maung Bandung Diunggulkan di Atas Kertas
-
Laga Persib vs Persebaya: Teja Paku Alam Harus Tampil Kaya Kiper Maroko Lagi
-
Ade Armando Sebut Aremania Pangkal Masalah, Bintang Emon Senggol Tokoh Paling NKRI Itu dengan Sebutan Menjijikan
-
Stadion Kanjuruhan Jadi Neraka di Tangan Aparat, Sulastri hanya Pasrah Saat Gas Air Mata Melumpuhkanya, Suami Korbankan Nyawa demi Cucu
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta
-
3 Parfum Fordive Terlaris di Shopee, Bebas Bau Tak Sedap saat Aktivitas
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Redmi K90 Ultra Resmi Buka Pre-Order: HP Snapdragon 8 Elite dan Kipas Pendingin Aktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Prabowo: Tak Boleh Ada Daerah Tertinggal karena Jalan Rusak dan Akses Terbatas
-
Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri
-
Istana Monitor Dugaan Suap Pengurus BEM UBK Usai Demo dan Bertemu Wapres
-
Masih Ada 7 Daerah Belum UHC, Pemprov Jateng Dorong BPJS Jadi Prioritas Daerah
-
Hearts2Hearts Rayakan Manisnya Kebersamaan di Lagu Comeback, Lemon Tang