/
Selasa, 17 Januari 2023 | 15:52 WIB
Iwan Budianto meminta namanya dihapus dari daftar calon wakil ketua umum PSSI. (Instagram @maungtempur)

SuaraTasikmalaya.id - Setelah geger namanya ada di daftar calon wakil ketua umum PSSI, Iwan Budianto bereaksi. Ia meminta namanya dihapus, tapi jumlah calon malah bertambah.

Wakil Ketua umum PSSI saat ini, Iwan Budianto meminta Komite Pemilihan PSSI agar menghapus namanya dari daftar calon wakil ketua umum PSSI.

Melalui surat yang dikirimkan ke Komite Pemilihan, Selasa, 17 Januari 2023, Iwan Budianto mengatakan ia berterima kasih kepada anggota PSSI yang telah mengusulkan namanya dalam pencalonan komite Eksekutif PSSI Periode 2023-2027.

Namun seperti telah ia ungkapkan ke publik, dirinya tidak bersedia diusulkan dan tidak akan mengajukan diri pada pencalonan Exco, maupun ketua umum dan wakil ketua umum.

"Bersama surat ini saya meminta kepada Komite Pemilihan PSSI untuk MENGHAPUS nama saya dari Daftar Bakal Calon Komite EKsekutif PSSI Periode 2023-2027," pinta Iwan.

Calon Bertambah
Sementara itu PSSI melalui siaran persnya mengumumkan bahwa jumlah calon wakil ketua umum dan calon kemite eksekutif bertambah dari daftar sebelumnya yang telah ditetapkan.

Hal itu terjadi karena ternyata ada calon yang mendaftar melalui email dan masuk spam sehingga belum diketahui sebelumnya.

"Komite Pemilihan (KP) PSSI memberikan update terkait penambahan nama-nama bakal calon Komite Eksekutif untuk Kongres Luar Biasa pada 16 Februari 2023 mendatang.

Pada kesempatan ini, terdapat tambahan tiga (3) bakal calon Wakil Ketua Umum dan lima (5) bakal calon anggota Komite Eksekutif (Exco)," ujar PSSI melalui laman resminya.

Baca Juga: Ajak Bobotoh dan The Jakmania Berdamai Luis Milla Puji Andritany Ardhiyasa Kapten Terbaik

"Namun Komite Pemilihan memastikan bahwa seluruh dokumen  (termasuk via email dan spam), diserahkan dan dikirimkan sebelum pukul 18.00 WIB, Senin (16/1)," jelas Ketua Komite Pemilihan, Amir Burhannudin.

Maka kini total keseluruhan yakni 5 orang bakal calon Ketua Umum, 20 orang bakal calon wakil Ketua Umum, dan 83 orang bakal calon anggota Komite Eksekutif.

Belum dipastikan apakah jumlah tersebut sudah termasuk nama Iwan Budianto yang meminta namanya dihapus.** 

Load More