Bola / Bola Indonesia
Kamis, 12 Februari 2026 | 14:47 WIB
Timnas Indonesia U-17
Baca 10 detik
  • Indonesia U-17 resmi satu grup dengan Jepang dan China di Piala Asia 2026.

  • PSSI menargetkan kelolosan ke Piala Dunia U-17 menjadi tradisi prestasi sepak bola nasional.

  • Persiapan intensif dan uji coba melawan China dilakukan guna mematangkan performa Garuda Muda.

Suara.com - Langkah terjal harus dilewati Timnas Indonesia U-17 dalam petualangan mereka di panggung tertinggi sepak bola Benua Kuning, Piala Asia U-17 2026.

Berdasarkan hasil undian resmi yang baru saja dirilis, pasukan Merah Putih berada di grup yang cukup menantang.

Timnas Indonesia U-17 dipastikan bakal bersaing ketat dengan kekuatan besar seperti Jepang dan juga China.

Pertarungan di babak penyisihan ini menjadi ujian mental sekaligus kualitas bagi para pemain muda harapan bangsa.

Keberadaan tim-tim raksasa di fase grup menuntut persiapan yang jauh lebih matang dari sebelumnya.

Analisis Kekuatan Lawan di Grup A

Jepang selama ini dikenal sebagai kiblat sepak bola Asia dengan pembinaan usia dini yang sangat sistematis.

Sementara itu, China selalu menjadi lawan yang sulit diprediksi dengan keunggulan fisik para pemainnya yang menonjol.

Selain kedua negara tersebut, terdapat satu kontestan lain yang juga siap memberikan kejutan di setiap pertandingan.

Drawing yang digelar di kantor AFC ini menempatkan Indonesia pada posisi yang harus bekerja ekstra keras.

Meski demikian, optimisme tetap diusung oleh seluruh jajaran pelatih demi menjaga gengsi sepak bola nasional.

Evaluasi Pot dan Status Unggulan

Keberhasilan Indonesia menempati pot kedua sebenarnya menjadi modal berharga sebelum pengundian grup ini dilakukan secara resmi.

Pencapaian di edisi sebelumnya menjadi tolok ukur utama bagi AFC dalam menentukan pembagian pot undian tersebut.

"Karena sekali lagi ini menjadi program kita, PSSI melakukan program ini semenjak setelah kita lolos ke Piala Dunia. Dan harapan dari bapak Ketua Umum (Erick Thohir) kita bisa lolos ke Piala Dunia menjadi sebuah tradisi," kata Nova.

Load More