SuaraTasikmalaya.id - Psikolog Lita Gading meminta kepada netizen yang tak suka terhadap kedekatan Sarwendah dan Betrand Peto untuk tidak lagi menghujatnya.
Bahkan, Lita juga sampai mengaitkan persoalan ini dengan agama yang dianut oleh keduanya.
Menurutnya, tidak ada aturan mahram atau tidaknya diantara Sarwendah dan Bertrand Peto.
"Dan mereka kan bukan muslim, jadi tidak ada aturan antara mahram dan tidaknya gitu ya guys. Jadi kalian jangan menghujat oke salam," tutur Lita Gading yang dikutip dari akun YouTube si Paling Artis.
Postingan Lita Gading itu langsung mendapat tanggapan dari netizen, mereka mengaku setuju dengan pernyataan yang disampaikan oleh Lita Gading.
Menurut mereka Sarwendah dan Betrand Peto memang seharusnya dekat satu sama lain.
"Yang terlalu itu netizen, pendapatmu benar Kasihan Betrand dia berhak mendapatkan kasih sayang sekeluarga lainnyam" kata salah satu netizen.
"Ia kadang bingung sama mereka yang julid negatif mulu, padahal yakin sekali Ruben dan istri mendidiknya luar biasa ke anak-anak termasuk Betrand," ucap netizen lain.
"Betul banget Bunda," timpal netizen lain.
Baca Juga: Tersangka Serial Killer Aki Wowon Dulunya Pedagang Pindang Ikan, Mulai Praktik Penipuan Sejak 2016
"Bener banget jangan samakan aturan dan kebiasaan di keluarga kalian dengan keluarga Ruben. Parenting orang tua ke anak-anaknya beda-beda guys," tambah netizen yang lain.
Sebelumnya beberapa waktu lalu, Sarwendah dan Betrand Peto sering menuai banyak hujatan karena kedekatan mereka yang dinilai tak wajar.
Bahkan Sarwendah dan Betrand Peto sempat mendapat banyak sorotan publik, hal ini lantaran kedekatan Sarwendah dan Betrand Peto yang dinilai berlebihan.
Betrand dituduh netizen secara tak sengaja menyentuh bagian sensitif tubuh Sarwendah. Lantas psikolog Lita Gading ikut memberikan tanggapan melalui akun media sosial pribadinya.
Lita Gading meminta masyarakat untuk berhenti menghujat Sarwendah dan Betrand Peto Putra Onsu dihujat oleh netizen.
"Karena Sarwendah terlalu dekat dengan dia mereka kan bagaimanapun juga sudah dianggap sebagai anaknya sendiri guys," ungkap Lita Gading. (*)
Berita Terkait
-
Meski Sering Diterpa Isu Miring, Betrand Peto dan Sarwendah Malah Makin Akrab, Netizen: Sweet Sekali Bun!
-
Haters Ketar-Ketir Gak Nih? Ruben Onsu Klaim Sudah Kantongi Akun Penyebar Fitnah Betrand Peto dan Sarwendah, Siap Dipolisikan?
-
Sarwendah dan Betrand Peto Banjir Hujatan, Psikolog Lita Gading Beri Reaksi Begini
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi