SuaraTasikmalaya.id - Mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri kembali disorot usai pidato terbarunya yang disebut telah menyenggol kaum ibu-ibu pengajian.
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini heran kenapa ibu-ibu Indonesia yang begitu senang ikut pengajian.
Hal tersebut Megawati ucapkan saat mengisi Seminar Nasional Pancasila dalam Tindakan: Gerakan Semesta Berencana Mencegah Stunting, Kekerasan Seksual pada Anak dan Perempuan, Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta Mengantisipasi Bencana yang digelar BKKBN, BPIP dan BRIN.
"Saya melihat ibu-ibu itu, maaf ya sekarang kan kayaknya budayanya, beribu maaf jangan lagi nanti saya di-bully, Kenapa toh Seneng banget ngikut pengajian?," ungkapnya.
Alih-alih mengurus anak dan keluarga yang membutuhkan perhatian,Megawati mengaku heran dengan budaya pengajian yang diikuti ibu-ibu Indonesia.
"Maaf beribu maaf, saya sampai mikir gitu ini pengajian ini sampai kapan ya? Anaknya mau diapain?," lanjut Megawati.
Selain pernyataan di atas, Megawati juga sempat beberapa kali melontarkan kalimat kontroversi yang beberapa kali viral, bahkan jadi trending topic di Twitter.
1. Merasa Karismatik dan Cantik
Disampaikan juga pada momen HUT PDIP ke-50, ia mengaku bisa jadi inspirasi perempuan Indonesia karena selain cantik, tapi juga memiliki karismatik yang bisa dijadikan teladan.
"Kamu tahu nggak sih? Ibumu ini sudah pinter, cantik, karismatik, pejuang. Apa lagi? Eh, kayak gini semua, nggak mau aku," imbuh Megawati sambil menunjuk ke para kader PDIP.
Baca Juga: Sebut 8 Kriteria Capres Versi Pena 98 Terlalu Dini, Bamsoet: Pemilu Masih Jauh
2. Kalau Selfie Nanti Punya Banyak Followers
Masih di momen HUT PDIP ke-50, pernyataan anak mantan Presiden Soekarno ini yang puji diri sendiri masih jadi polemik, pasalnya ia mengaku punya banyak followers jika mengunggah foto selfie.
"Untung saya ini pinter loh, jadi kalau saya mau mejeng, apa ya namanya itu, selfie. Kalau aku mau selfie pasti pengikutku okeh (banyak)," ungkapnya.
3. Melarang Cucu Pacari Orang Pendek dan Jelek
Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar Nasional Pancasila beberapa waktu lalu. Selain membanggakan ketujuh cucunya yang tumbuh tinggi dan keren.
Ia juga berpesan kepada para cucunya ia juga berpesan untuk tidak cepat-cepat menjalin asmara dan mempertimbangkannya dengan matang, khususnya menyarankan pilih pasangan dengan tinggi badan 180 centimeter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!
-
Game Crimson Desert, Dapatkan Fitur Boss Rematch dan Pengaturan Kesulitan Anyar
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Persib vs Bali United: Polisi Terjunkan 2.106 Personel, Ini Titik Penyekatan Harus Dihindari
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Penurunan Produksi Susu, Minta Langkah Strategis
-
7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Profil SMP Islamic Center Siak, Disorot usai Siswa Meninggal Kena Ledakan saat Praktik
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya