SuaraTasikmalaya.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) sudah bertemu dengan Lucky Hakim.
Hal itu diunggah Rudwan Kamil di akun instagram pribadinya. Lucky Sebelumnya Lucky Hakim menyatakan mundur posisi dari wakil bupati Indramayu dan belum bisa bertemu gubernur Jabar.
Pertemuan tersebut diunggah dalam sebuah Video di Instagram @ridwankamil, 20 Februari 2023.
Sebelumnya ramai artis Lucky Hakim menyatakan mundur sebagai wakil bupati Indramayu karena alasan pribadi.
Dalam postingan tersebut, gubernur Jabar akan segera mencari solusi dari permasalahan yang dialami Lucky Hakim.
“Warga Indonesia, warga Jabar, warga Indramayu, saya baru bertemu dengan Kang Lucky Hakim membahas permasalahan yang terjadi di sana,” ujar Ridwan Kamil.
Lanjut Kang Emil ia sudah bertemu Lucky Hakim dan sudah menyimak berbagai permasalahan yang terjadi.
"Tentunya sebagai Gubernur yang merupakan pembina kepala daerah, akan segera dicarikan solusi-solusinya, sehingga rakyat Indramayu tidak dirugikan," lanjut Ridwan Kamil.
Lanjut Kang Emil, pihak Bupati Indramayu Nina Gustina juga akan dimintai keterangan agar menjadi berimbang.
Baca Juga: 3 Nominasi Gol Terbaik BRI Liga 1 Pekan ke-25, Ada dari Bomber Persib
"Dan Semoga bisa berakhir dengan ending yang baik. Yang terpenting dan termulia adalah, kepentingan rakyat Indramayu harus didahulukan dan dinomorsatukan, dibandingkan kepentingan pribadi atau golongan.
Seperti judul lagu, Insya Allah ada jalan. Hatur Nuhun," tutup Ridwan Kamil."
Sementara itu dilansir dari akun @indramayuterkini, Bupati Indramayu, hingga siang kemarin mengaku belum menerima surat undangan dari Gubernur Jawa Barat terkait polemik Lucky Hakim yang mengajukan surat mundur dari jabatan Wakil Bupati Kabupaten Indramayu.
Namun Bupati Nina mengatakan bahwa dirinya siap hadir dan menyanggupi jika dipanggil Gubernur Jawa Barat.
"Belum ada surat, saya menunggu. Saya harus taat pada pimpinan. Menyanggupi pastinya (akan hadir dipanggil)," kata Nina.
Nina juga menegaskan tak ada ketidakharmonisan antara dirinya sebagai bupati dengan Lucky Hakim sebagai wakil bupati.
"Secara pribadi tak ada ketidakharmonisan. Namun dalam suatu berorganisasi, atau kerja mungkin ada selisih paham atau miskomunikasi, pasti ada.
Tapi masalah besar bisa kita kecilkan. Masalah kecil bisa kita hilangkan," kata Bupati Nina.
Nina meminta agar tidak berpolemik terkait masalah tersebut demi kelangsungan pembangunan dan masyarakat Indramayu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dari Sawit hingga Mess Dibakar, Ini Kronologi Kerusuhan PT BCP Group Wilmar
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
5 Acne Sunscreen Lokal Terbaik, Cegah Jerawat Meradang pada Kulit Berminyak
-
Kasus YTR di Bandung Ungkap Bahaya Kekerasan dalam Pacaran yang Kerap Tak Disadari
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata