Kisah Dedi dan Dida diceritakan Dedi Mulyadi di hadapan siswa kelas tersebut. Mereka menangis mengetahui kehidupan Dedi dan Dida.
"Kalian yang bapaknya mapan, harus hormat pada bapaknya. Jangan sia-siakan kesempatanmu. Orang lain (Dedi dan Dida) untuk sekolah susah payah, untuk makan susah.
Kalian yang dari rumah dibekelin uang jajan, makanan cukup, pergi diantar pulang dijemput, kalian harus lebih berhasil. Karena ada orang susah payah seperti Dedi," kata Dedi sambil menepuk-nepuk pundak Dedi.
Para siswa kelas 7 G dan guru pun menangis.
"Kenapa saya selalu tertarik pada anak seperti dia, karena saya pernah merasakan kepedihan lebih dari dia. Saya pernah kuliah 3 hari tidak makan karena tak ada duit. Karena saya tak mau membebani orangtua," kata Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga memotivasi teman-teman Dedi dan Dida untuk mau peka dan cerdas bekerja dan belajar agar kelak menjadi orang sukses.
Di kelas itu Dedi Mulyadi melihat Dedi memakai sepatu baru yang sehari sebelumnya dibelikannya.
Namun ternyata kaos kakinya bolong.
"Kamu baik banget, kemarin ditawari (beli kaos kaki), tapi mengaku punya tiga, ternyata bolong.
Banyak yang memanfaatkan saya ketika bertemu, tapi dia tidak," puji Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Gol Terbaik BRI Liga 1 Pekan Ke-26 Diraih Pemain Persib
Disaksikan guru dan murid-murid, Dedi Mulyadi pun memberi uang pada Dedi untuk membeli kaos kaki baru. Dan Dedi mencium tangan Dedi Mulyad. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas