SuaraTasikmalaya.id – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam akun resmi Instagramnya @smindrawati, mengunggah pernyataan menanggapi foto dan berita terkait Dirjen Pajak, Suryo Utomo, sedang mengendarai motor gede (moge) bersama komunitas BelastingRijder DJP.
BelastingRijder adalah komunitas penggemar motor gede (moge), yang mayoritas anggotanya terdiri dari pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Menyikapi pemberitaan tersebut, Sri Mulyani, dalam caption postingan Instagramnya, menginstruksikan kepada Dirjen Pajak, Suryo Utomo dalam dua poin, yakni;
1.Jelaskan dan sampaikan kepada masyarakat/publik mengenai harta kekayaan Dirjen Pajak, dan dari mana sumbernya, seperti yang dilaporkan pada LHKPN;
2.Meminta agar klub BelastingRijder DJP dibubarkan. Hobi dan gaya hidup mengendari moge, menimbulkan persepsi negatif masyarakat, dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai DJP.
Sri Mulyani pun dengan jelas menyatakan, “Bahkan apabila moge tersebut diperoleh dan dibeli dengan uang halal dan gaji resmi, mengendarai dan memamerkan moge bagi pejabat/pegawai pajak dan Kemenkeu, telah melanggar azas kepatutan dan kepantasan publik,” tulisnya.
Postingan yang diunggah 17 jam yang lalu itu, menarik perhatian netizen, dan telah dikomentari sebanyak lebih dari 13 ribu komentar.
Tidak lama setelah postingan Sri Mulyani tersebut viral, akun Instagram @belastingrijder, seketika lenyap, dan diduga tutup akun.
Suryo Utomo saat ini menjadi pusat perhatian, dikarenakan namanya ikut disorot publik, imbas dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (MDS), anak dari pejabat Ditjen Pajak, Rafael Alun Trisambodo. (*/Dika Purnama)
Baca Juga: Dedi Mulyadi Kunjungi Sekolah Dedi dan Dida, Siswa dan Guru Menangis Karena Sebab Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim