/
Rabu, 08 Maret 2023 | 09:12 WIB
Umuh Muhtar atau Wa Umuh mengomentari keputusan Komdis PSSI yang memberikan hukuman tambahan kepada kiper Teja Paku Alam (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

SuaraTasikmalaya.id - Kiper utama Persib Bandung, Teja Paku Alam, mendapat hukuman tambahan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI dan tidak akan bermain saat timnya menjamu Persik Kediri pada Rabu (8/3/2023), di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. 

Keputusan tersebut dikeluarkan setelah Teja dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018.

Menurut salinan keputusan Komite Disiplin PSSI, Teja Paku Alam dinyatakan bersalah melakukan tindakan yang tidak sportif dan tidak fair play. Teja menghalau bola dengan tangannya di luar kotak penalti pada laga Persib Bandung melawan Barito Putera. Akibat tindakan itu, Teja diberikan hukuman tambahan.

Menyoroti hal tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muhtar, mengatakan bahwa keputusan tersebut adalah hal yang aneh. 

"Ya aneh-aneh dibuat-buat lah. Moal bener itu. Udah aja kan udah kartu merah harusnya gak ada tambahan lagi, itu aneh PSSI nya," ujar pria yang akrab disapa Wa Umuh, kepada wartawan, Selasa (7/3/2023).

Meski demikian , Wa Umuh tetap percaya diri bahwa skuad asuhan Luis Milla akan mendapatkan kemenangan. 

"Ya menang lah Insyaallah, mudah-mudahan anak-anak siap, ada keinginan semangat tinggi saya selalu motivasi pemain. Dapat poin penuh lah dengan begitu ada semangat lah," lanjut Wa Umuh.

Selain itu, dirinya juga memesankan agar bobotoh yang hadir bisa disipilin dan tertib saat datang menonton di stadion Pakansari. 

"Ya kita dapat kesempatan dikasih penonton, saya percaya bobotoh tertib mengerti dan tahu aturan, kalau bobotoh disiplin saya yakin gak ada insiden dan mereka akan membantu Persib. Bobotoh itu tenaga ke-12," pungkas Wa Umuh. (*)

Baca Juga: Putus dari Fuji, Thariq Halilintar Disebut Pacar Idaman oleh Sosok 'Slebew' Ini

Load More