SuaraTasikmalaya.id - Kiper utama Persib Bandung, Teja Paku Alam, mendapat hukuman tambahan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI dan tidak akan bermain saat timnya menjamu Persik Kediri pada Rabu (8/3/2023), di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Keputusan tersebut dikeluarkan setelah Teja dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018.
Menurut salinan keputusan Komite Disiplin PSSI, Teja Paku Alam dinyatakan bersalah melakukan tindakan yang tidak sportif dan tidak fair play. Teja menghalau bola dengan tangannya di luar kotak penalti pada laga Persib Bandung melawan Barito Putera. Akibat tindakan itu, Teja diberikan hukuman tambahan.
Menyoroti hal tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muhtar, mengatakan bahwa keputusan tersebut adalah hal yang aneh.
"Ya aneh-aneh dibuat-buat lah. Moal bener itu. Udah aja kan udah kartu merah harusnya gak ada tambahan lagi, itu aneh PSSI nya," ujar pria yang akrab disapa Wa Umuh, kepada wartawan, Selasa (7/3/2023).
Meski demikian , Wa Umuh tetap percaya diri bahwa skuad asuhan Luis Milla akan mendapatkan kemenangan.
"Ya menang lah Insyaallah, mudah-mudahan anak-anak siap, ada keinginan semangat tinggi saya selalu motivasi pemain. Dapat poin penuh lah dengan begitu ada semangat lah," lanjut Wa Umuh.
Selain itu, dirinya juga memesankan agar bobotoh yang hadir bisa disipilin dan tertib saat datang menonton di stadion Pakansari.
"Ya kita dapat kesempatan dikasih penonton, saya percaya bobotoh tertib mengerti dan tahu aturan, kalau bobotoh disiplin saya yakin gak ada insiden dan mereka akan membantu Persib. Bobotoh itu tenaga ke-12," pungkas Wa Umuh. (*)
Baca Juga: Putus dari Fuji, Thariq Halilintar Disebut Pacar Idaman oleh Sosok 'Slebew' Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mengapa Donald Trump Tidak Bisa Jadi Presiden 3 Periode Amerika Serikat?
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat