SuaraTasikmalaya.id - Di tengah duka atas tragedi penganiayaan anak anggotanya, Jonathan Latumahina, GP Ansor mendapat kado indah atas satu karya anggota lainnya.
Siapa sangka, anak muda GP Anshor Kader bidang IT dan Cyber Media yaitu La Ode Aris Saputra menorehkan tinta emas dalam bidang jurnalistik.
Prestasi didapat setelah novel cerita horror dan sejarah karya La Ode Aris Saputra, menarik minat produser dan penerbit dari Swedia yaitu Micheal Hjorth. Novel ini menceritakan tentang sejarah korupsi di Indonesia sejak zaman VOC dengan balutan nuansa horror.
Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Marina Berg, secara langsung bertemu dengan produser dan penerbit Swedia Michael Hjorth, pada Selasa (7/3/2023).
Menurutnya, Michael sangat tertarik dengan tulisan karya La Ode. Karya tersebut sudah ditandatangi oleh kedua pihak dan akan dikembangkan kedepannya.
Berita ini seolah menjadi oase di tengah-tengahnya duka GP Anshor atas tragedi yang menimpa anak Jonathan Latumahina, yaitu David Ozora.
Menariknya ternyata La Ode Aris Saputra ini merupakan anak didik dari Jonathan. Kado kecil dari salah satu kader bimbingannya mendapat apresiasi dunia.
Sebelum menandatangani kontrak tersebut, Aris menyempatkan diri untuk datang ke rumah sakit memberi kabar bahagia ke pria yang akrab di sapa Jo.
Sebelumnya, anak Jonathan, David dianiaya oleh anak dari pejabat Dirjen Pajak, Mario Dandy Satrio. Setelah penganiayaan tersebut, David diketahui mengalami koma akibat luka yang didapat. (*)
Editor: Lukas Muhammad
Sumber: Akun Twitter @elmoerif
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris