- Pakar militer Inggris menilai pertahanan negara tidak memadai menghadapi serangan rudal balistik Iran yang terus berkembang.
- Iran baru-baru ini menembakkan rudal ke pangkalan Diego Garcia, mengindikasikan jangkauan rudalnya lebih jauh dari perkiraan.
- Apabila diserang, Inggris kemungkinan besar harus bergantung pada sistem pertahanan rudal Amerika Serikat dan Jerman.
Suara.com - Inggris disebut tidak memiliki sistem pertahanan yang cukup untuk menghadapi serangan rudal balistik Iran.
Para pakar militer memperingatkan London bisa berada dalam jangkauan Teheran dan harus bergantung pada sistem pertahanan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa jika serangan benar-benar terjadi.
Peringatan itu muncul setelah Iran menembakkan dua rudal balistik ke pangkalan Diego Garcia di Samudra Hindia, pangkalan militer yang dioperasikan bersama oleh Inggris dan Amerika Serikat.
Jarak pangkalan tersebut sekitar 2.360 mil dari Iran, lebih jauh dari perkiraan jangkauan rudal Iran sebelumnya.
Analis militer menilai perkembangan teknologi roket Iran membuat ancaman semakin nyata.
Mantan komodor Angkatan Laut Inggris, Steve Prest, mengatakan kemampuan ruang angkasa Iran bisa digunakan untuk rudal balistik.
“Rudal balistik pada dasarnya adalah roket luar angkasa. Jika sebuah negara punya program antariksa, maka ia juga punya program rudal balistik,” ujarnya dilansir dari Dailymail.
Dengan jarak tembak yang terus meningkat, kota-kota besar Eropa dinilai berpotensi terancam. Paris disebut berjarak sekitar 2.609 mil dari Iran, sementara London sekitar 2.750 mil, sehingga bisa masuk jangkauan jika teknologi rudal Iran terus berkembang.
Para ahli pertahanan mengatakan Inggris tidak memiliki sistem pencegat yang cukup kuat. Dalam skenario serangan, London kemungkinan harus mengandalkan sistem SM-3 milik Amerika di Eropa Timur atau rudal Patriot milik Jerman.
Baca Juga: Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Pemadaman Terpanjang dalam Sejarah
Serangan ke Diego Garcia terjadi saat Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, memperpanjang izin bagi militer AS menggunakan pangkalan Inggris untuk operasi di kawasan Selat Hormuz.
Langkah itu diambil untuk melindungi jalur pelayaran dari ancaman Iran.
Dua rudal yang ditembakkan ke pangkalan tersebut tidak mengenai target.
Salah satunya dilaporkan ditembak jatuh kapal perang AS, sementara satu lagi gagal saat penerbangan.
Mantan Panglima Pasukan Gabungan Inggris, Richard Barrons, menilai kemampuan Iran selama ini diremehkan.
“Kita dulu mengira jangkauan rudal Iran hanya sekitar 2.000 kilometer, tetapi fakta terbaru menunjukkan kemampuan itu mungkin jauh lebih besar,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar