SuaraTasikmalaya.id - Hadir di Hari Ulang Tahun (HUT) Undang-Undang (UU) Desa di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (19/3/2023), Megawati Soekarnoputri klaim dibully media.
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri pada kesempatan tersebut menyinggung mengenai ideologi negara Pancasila.
Menurutnya, ia adalah sosok yang berani menyuarakan Pancasila dengan terbuka. Megawati juga menegaskan bahwa Pancasilais tak akan mau dipecah-belah.
"Saya tidak mau dipecah-pecah. Tadi sudah mengakui kami adalah Pancasilais," ujarnya, dikutip dalam tayangan YouTube Kompas TV, Minggu (19/3/2023).
Megawati menilai, banyak orang yang munafik dan jauh dari Pancasilais.
"Banyak orang sekarang yang menurut saya munafik. Kalau saya ya gini, hadap-hadapan," katanya.
Ia lebih lanjut mengatakan ada media yang membully-nya.
"Saya tinggal nunggu wartawan bully saya nggak. Terus nanti saya tanya, media mana yang bully, namanya siapa," ujar Megawati.
Megawati mengklaim mengetahui awak media mana yang melakukan hal itu terhadapnya. Ia menambahkan, sikap demikian artinya tak mengenal Pancasila.
"Saya tahu, dia disuruh, tapi dia tidak mengenal Pancasila, tidak mengenal kode etik jurnalistik," ujarnya.
Presiden ke-5 RI ini juga mengaku bisa saja menggugat media yang membully-nya. Namun ia memutuskan untuk tidak melakukannya.
"Saya terima saja. Saya sebenernya boleh gugat, tapi kasihan loh mereka," tandas Megawati. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Giliran Erin Taulany Polisikan eks ART, Geram karena Wajah Anak Disebar ke Medsos
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri