/
Senin, 20 Maret 2023 | 10:03 WIB
Muhammad Ahsan cedera saat laga final All England 2023. Hendra Setiawan beberkan sebabnya. (Tangkapan layar akun twitter yshmne)

SuaraTasikmalaya.id – Indonesia dipastikan mendapat gelar pada kejuaraan All England 2023 pada sektor ganda putra. Namun, gelar ini harus dibayar mahal akibat cedera dari Muhammad Ahsan.

Pertandingan final ini mempertemukan dua wakil Indonesia antara pasangan Fajar/Rian melawan Hendra/Ahsan.

Namun, pada game kedua, Muhammad Ahsan harus menepi akibat cedera yang dialaminya. Setelah memaksakan melanjutkan pertandingan, pasangan Hendra/Ahsan harus rela takluk oleh Fajar/Rian dengan skor 17-21 dan 14-21.

Selepas pertandingan, Hendra Setiawan membeberkan penyebab cedera dari pasangannya tersebut.

“Dari tenaga dan bada sudah cape, jadi memang belum recovery 100 persen,” ujar Hendra Setiawan, dikutip dari tayangan video SPOTV Indonesia, dilihat Senin (20/3/2023).

Selain itu Hendra juga menuturkan bahwa Ahsan salah posisi sehingga menyebabkan cedera.

“Mungkin apa ya, salah posisi jadi sejak awal mau main itu sudah agak susah buat ditekuk,” lanjut Hendra.

Di sisi lain, Hendra juga memuji penampilan dari juniornya tersebut.

“Mereka bermain bagus dan saya mengucapkan selamat buat Fajar/Rian, semoga kedepan ini bisa jadi modal yang bagus,” sambung Hendra

Baca Juga: Jelang Porprov Jateng 2023, 154 Atlet Ikuti Turnamen Tenis Meja di Sport Hall Terminal Tirtonadi

Hendra menilai bahwa permainan Fajar/Rian sulit ditembus dan jarang mati sendiri.

“Hari ini kita nyerang tapi ga tembus juga, mungkin tenaga juga udah abis lah, tapi mereka bagus yah bisa memanfaatkan peluang itu,”  ujar Hendra.

Perjuangan pasangan Hendra/Ahsan mendapatkan atensi dari publik. Banyak yang menilai bahwa pasangan ini adalah contoh positif untuk generasi muda.

“Wahh bener kata Fajar, kemenangan dgn mixed feeling, antara meraih juara & melihat Babah cidera. Setuju banget sih Congrats FajRi & get well soon Babah. Daddies respect!! Kalian selalu memberikan contoh yg positiif buat semua orang,” ujar salah satu warganet. (*)

Load More