SuaraTasikmalaya.id – Muhammad Sabil Fadhillah (34) atau lebih dikenal Guru Sabil dipecat setelah nulis kata maneh di postingan instagram Ridwan Kamil. Sebenarnya Ridwan Kamil sudah melupakan masalah ini dan menyuruh pihak sekolah untuk tak memecatnya.
Isu Guru Sabil dipecat jadi viral sampai-sampai Dedi Mulyadi anggota DPR-RI yang jadi rival Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018 turun tangan. Dedi ingin mengambil momen di kasus Sabil yang viral dengan menawarkan pekerjaan. Namun natanya Sabil lebih memilih jualan dan ngojek online.
Yang menarik Muhammad Sabil Fadhillah mengaku pernah jadi relawan Ridwan Kami saat Pilgub Jabar 2018 dan jadi tim sukses untuk wilayah Cirebon.
Hal ini dikemukakan Sabil dalam instagram @mrviky. Meskipun tim sukses RK namun Guru Sabil mengaku tak bisa membiarkan Ridwan Kamil bersikap yang kurang pas dengan dirinya.
Maksudnya kalau merasa janggal Sabil ingin mengkritik Ridwan Kamil, Sabil menyebut hal itu merupakan bentuk kepedulian dan sayang.
"Karena bagi saya dengan mengkritik itu sebenarnya tanda sayang," ucapnya dikutip dari akun Instagram @mrivky.
Dengan demikian kritikan yang dilayangkannya ke Ridwan Kamil, merupakan kepedulian dan sayang sebagai relawan.
"Karena bagi saya dengan mengkritik itu sebenarnya tanda sayang," terangnya.
Diberitakan, Gubernur Ridwan Kamil melalui cuitan di medsosnya mengatakan, jika seorang pemimpin harus terbuka terhadap kritik walaupun kadang disampaikan secara kasar.
Kang Emil mengatakan, sudah ribuan kritik masuk, dan selalu direspon dengan santai dan biasa saja. Kadang ditanggapi dengan memberikan penjelasan ilmiah, kadang dibalas dengan bercanda saja.
Dia mengatakan, mungkin karena yang melakukannya adalah seorang guru, yang mungkin akan ditiru oleh murid-muridnya, maka pihak sekolah perlu menjaga nama baik insitusi dan memberikan tindakan tegas sesuai dengan peraturan sekolah yang bersangkutan.
"Setelah berita itu mumuncul saya sudah mengontak sekolah/yayasan, agar yang bersangkutan cukup dinasehati dan diingatkan saja, tidak perlu sampai diberhentikan," pungkas Ridwan Kamil. (*)
Berita Terkait
-
Juarai Proliga 2023, Tim Bandung bjb Tandamata Terima "Kadeudeuh"
-
Uu Ruzhanul Ulum Ungkap Kans Jadi Gubernur Jabar di Pilkada 2024, Singgung Soal Ridwan Kamil
-
Ridwan Kamil Sampaikan Kabar Masjid Raya Aljabbar Kembali Dibuka
-
Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Didakwa Terima Suap Rp 64 Miliar, Walhi Jabar Desak Harry Jung Diseret ke Meja Hijau
-
Geger Hastag 2024 Gubernur Baru, Ridwan Kamil Langsung Unggah Video Ini
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah