SuaraTasikmalaya.id- Sahur merupakan komponen penting untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Sahur ialah aktifitas makan pada dini bagi orang-orang yang akan menjalani ibadah puasa.
Akan tetapi aktifitas sahur memiliki waktunya tersendiri, biasanya dilakukan pada pukul tiga dini hari, di batasi oleh waktu imsak.
Namun, bagaimana hukumnya apabila sahur dilaksanakan setelah waktu imsak?. Buya Yahya telah menjelaskan hukum tersebut pada ceramahnya di Youtube.
Pada potongan video yang diupload di kanal Youtube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan hal tersebut.
Pada videonya tersebut ada seseorang bertanya mengenai waktu sahur di Indonesia yang dibatasi dengan waktu imsak, ia bertanya kepada Buya Yahya, apakah makan sahur setelah melebihi waktu imsak hukumnya bagaimana?
Buya Yahya menjelaskan, bahwa disaat adzan subuh sudah berkomandang, disitulah makan sahur tidak boleh dilaksanakan.
“Adzan yang dimaksud, jika adzan yang menunjukan waktu subuh tiba, maka disaat mendengar suara adzan anda tidak boleh makan,” ungkap Buya Yahya Pada potongan video yang diupload di kanal Youtube Al-Bahjah TV, dikutip oleh tasikmalaya.suara.com pada Jum’at (24/3/2023).
Tetapi hal yang disinggung oleh Buya Yahya syaratnya benar yaitu muadzin yang melakukan adzan subuh tepat waktu dengan waktu adzan.
“Asalkan tukang adzannya itu bener, tepat waktunya. Tapi kalo tukang adzannya gak bener ya hati-hati gak usah diikuti,” ujar Buya Yahya.
Baca Juga: Tegas Tolak Israel di Piala Dunia U-20, Ini Beda Sikap Ganjar vs Istana-PSSI
Buya Yahya juga menyinggung salah satu Hadits yang berkenaan dengan waktu imsak yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Al-Muslim.
Berikut isi haditsnya
Inna bilaalan yuudzanu bilaili fakuuluu wasyrabuu hatta yuadzanub nu amma maktuumi
Artinya: Bilal biasa mengumandangkan adzan di malam hari. Makan dan minumlah sampai kalian mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.” (HR. Bukhari no. 623 dalam Adzan, Bab “Adzan sebelum shubuh” dan Muslim no. 1092).
Buya Yahya menjelaskan mengeani makna dari hadits tersebut sebagai berikut.
“Jadi kalo adzan yang pertama boleh makan, karena adzan yang pertama itu menyeru orang untuk sahur dan tahajudan,”
Berita Terkait
-
Jadwal Imsakiyah dan Salat Subuh Medan Sekitarnya 24 Maret 2023
-
Kenapa Puasa Ramadhan Tidak Pernah di Tanggal yang Sama Setiap Tahun?
-
Paling Mudah! Ini Lho Kiat Penuhi Cairan Selama Bulan Ramadhan
-
Ini Jadwal Buka Puasa Kota Solo 23 Maret 2023, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Niat Puasa Ramadhan dan Cara Bangun Sahur Tepat Waktu, Jangan Sampai Lupa
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Daftar 50 Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah di Aceh Jumat 20 Maret 2026
-
'Minal Aidin' dalam Berbagai Bahasa Daerah di Indonesia, Sudah Tahu Artinya dan Cara Mengucapkannya?
-
Jelang Lebaran 2026, Jasa Penitipan Kucing di Banda Aceh Meningkat
-
Jangan Salah Arti! 'Wal Faizin' di Lebaran Bukan Cuma Tradisi, Ini Makna Sebenarnya
-
Jaga Stabilitas Pangan Jelang Lebaran 2026, Bulog Aceh Pasok 125 Ton SPHP
-
Masih Jawab 'Sama-sama'? Ini Balasan yang Lebih Tepat untuk Ucapan Minal Aidin wal Faizin
-
Ini Jadwal Baru Open House Idulfitri Walikota Makassar
-
Prabowo Geram! Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar, Padahal Jembatan Desa Ambruk
-
MUI: Muslim Wajib Jaga Keheningan Saat Umat Hindu Rayakan Nyepi
-
Sambut Idulfitri, PLN Group Berbagi Santunan untuk Anak Yatim Hingga Santri di Banggai