SuaraTasikmalaya.id– Kota Tasikmalaya memang sejak dulu dikenal sebagai kota kuliner dan sentra UKM di Jawa Barat.Jika anda berkunjung ke Kota Tasikmalaya pastikan mengunjungi tempat yang memberikan Anda kesan yang sulit dilupakan.
Berikut ini tempat-tempat yang wajib dikunjungi saat Anda ke Tasikmalaya
Kerajinan Batik Ciroyom
Pertama sentra kerajinan batik di Kampung Ciroyom, Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Untuk sampai ke lokasi tersebut sangat mudah karena dekat dengan pusat kota. Tanya saja ke sopir angkot atau tukang becak pasti diantar sampai tujuan.
Di kampung batik Anda bisa melihat gerai-gerai Batik Tasik, mulai harga termurah puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah per potong. Pengunjung juga bisa melihat proses pembuatan batik.
Salas satu showroom yang bisa dikunjungi, Rumah Batik Agnesa dan Batik Deden. Keduanya beralamat di Kampung Ciroyom Kecamatan Cipedes. Para tamu luar negeripun oleh operator travel sering diajak ke gerai ini.
Bordir Kawalu
Setelah ke sentra batik Anda juga bisa mengunjungi Sentra Bordir di Kampung Saguling Kawalu. Rata-rata warga Kawalu memang memproduksi bordir. Mulai mesin manual (kejek) hingga mesin canggih berteknologi komputer.
Agar sampai ke tempat ini dari pusat kota hanya mnemakan waktu setengah jam. Atau naik angkot ongkosnya Rp 4.000.
Bordir Tasik biasanya dikirim ke Tanah Abang, Solo juga Surabaya dan ekpor ke luar negeri seperti ke Malysia, Arab, Jeddah dan Dubai.
Sala satu gerai produk bordir yang dpaat dikunjungi, rumah mode muslim Al-Amiin, Zarkasie Embroideri di Kampung Cukang- Tanjung Kawalu. Di shomroom ini, lebih banyak memajang produk bordir hasil mesin manual mulai kerudung, kebaya, mukena dan baju muslim dengan harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah per potongnya.
Kerajinan Kelom Geulis di Kecamatan Tamansari
Kecamtan Tamansari, sejak lama menjadi sentra perajin alas kaki. Dari sentra inilah, kelom geulis itu dihasilkan. Kelom Geulis merupakan sandal khas Tasikmalaya yang terbuat dari kayu dengan motif dan model tertentu.
Untuk menuju sentra alas kaki, dari pusat Kota Tasikmalaya HZ Mustofa sekitar tiga kilometer. Lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi, sepeda motor atau mobil. Kalaupun terpaksa, bisa menggunakan angkot jalur 010 dari Jalan KHZ Mustifa-Padayungan. Namun sayang, angkutan masih sedikit sehingga perjalanan sedikit akan lambat.
Kini, produsen kerajinan alas kaki Kelom Gulis semakin kreatif. Para pearajin memadukan lukisan batik dengan bordir pada motif sandalnya. Bahkan ada juga desain tas alas sepatu. Yakni sebuah tas berbentuk kelom geulis dengan paduan motif bordir dan batik. Gerai yang direkomendasikan untuk dikunjungi, antara lain Gerai Kelom Geulis Sheny di Jalan Tamansari – Gobras Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya.
Berita Terkait
-
Prakiraan Cuaca Tasikmalaya dan Sekitarnya 31 Maret 2023, Mulai Pagi hingga Malam Hari
-
Jadwal Imsakiyah, Buka Puasa dan Waktu Sholat 31 Maret 2023 Wilayah Kota serta Kabupaten Tasikmalaya
-
Antisipasi Lonjakan Penumpang Mudik Lebaran 2023, Bus ANS Padang-Jakarta Siapkan 10 Armada H-10 Idul Fitri
-
Jalan Cisinga Tasikmalaya Jadi Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2023, Bandung-Singaparna Hanya 2.5 Jam
-
Prakiraan Cuaca Tasikmalaya 30 Maret 2023, Mulai Pagi hingga Malam Hari
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123