Layani Rute 9H hingga Mikrotrans, Halte Transjakarta Universitas Pancasila Kembali Beroperasi

Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi mengaktifkan kembali layanan penumpang di Halte Non-BRT Universitas Pancasila mulai hari ini, Selasa (15/9/2026). (Ist)
  • Rano Karno meresmikan Halte Non-BRT Universitas Pancasila di Jakarta Selatan pada Selasa, 15 September 2026.
  • Revitalisasi halte yang terintegrasi dengan Stasiun Commuter Line ini bertujuan mengatasi penumpukan penumpang serta kepadatan trotoar.
  • Fasilitas publik yang lebih lapang tersebut kini melayani berbagai rute bus reguler, lintas perbatasan, dan mikrotrans pengumpan.

Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi mengaktifkan kembali layanan penumpang di Halte Non-BRT Universitas Pancasila mulai hari ini, Selasa (15/9/2026).

Titik singgah bus yang berlokasi di Jalan Lenteng Agung Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan ini kembali beroperasi penuh setelah ditata sejak 22 Juni 2026.

Peresmian fasilitas publik pascarevitalisasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Pengoperasian halte anyar ini menjadi solusi praktis atas masalah penumpukan penumpang dan kepadatan trotoar yang terjadi di masa lampau.

Halte ini melayani sejumlah trayek bus perkotaan, yaitu rute reguler 9H, 4B, dan layanan bus lintas perbatasan D21.

Masyarakat juga dapat mengakses armada mikrotrans pengumpan melalui rute Jak 44 dan Jak 64 dari halte yang sama.

Keunggulan utama halte ini adalah aksesibilitas tanpa sekat menuju peron kereta Commuter Line di Stasiun Universitas Pancasila.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan arah pembaruan sarana transit ini bukan sekadar perbaikan fisik semata, melainkan bagian dari upaya dalam menghadirkan ekosistem transportasi publik yang terintegrasi, aman, dan nyaman.

“Dengan penataan yang lebih rapi, kami berharap dapat mempermudah mobilitas masyarakat dan pengguna KRL di titik transit krusial ini,” kata Welfizon dalam keterangan resmi perusahaan.

Memiliki fasilitas fisik yang lebih teduh dan lapang, ribuan pekerja dan mahasiswa kini dapat menunggu armada bus tanpa terganggu pedagang kaki lima.

Pemerintah daerah menggarisbawahi pentingnya peran warga dalam memanfaatkan moda transportasi massal yang telah diperbarui ini.

“Pemprov DKI Jakarta bersama Transjakarta akan terus meningkatkan kualitas fasilitas transportasi publik agar semakin memenuhi kebutuhan masyarakat. Transjakarta merealisasikan pembangunan fisik halte, sementara Universitas Pancasila turut mendorong pemanfaatannya oleh mahasiswa dan sivitas akademika sebagai bagian dari upaya beralih ke transportasi publik,” tutup Rano Karno.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com