/
Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:51 WIB
Ganjar Pranowo disebut sengaja dikorbankan oleh PDIP dalam blunder Piala Dunia U20. (Instagram @ganjar_pranowo)

SuaraTasikmalaya.id – Ganjar Pranowo dianggap publik sebagai biang keladi dari kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.

Gubernur Jawa Tengah itu terang-terangan menolak kehadiran Israel dalam kejuaraan FIFA ini.

Namun, Ganjar Pranowo disebut sengaja dikorbankan PDIP atas polemik Israel dan Piala Dunia U20 ini.

Dilansir dari kanal YouTube Cokro TV (28/3/23), Dosen FISIP UI, Ade Armando, menyebutkan bahwa perbuatan Ganjar bukanlah sebuah kebetulan.

“Coba kita pikir, apa alasan yang menyebabkan dia tiba-tiba berkomentar soal Piala Dunia U20, itu kan seperti tak ada hujan tak ada angin, tiba-tiba saja Ganjar bicara begitu,” kata Ade Armando.

Ganjar diketahui berkomentar tentang Piala Dunia U20, usai PDIP dan PKS memboikot Israel.

 Ade Armando menduga ada dorongan dari elite partai PDIP agar Ganjar ambil bagian dari penolakan Israel di Piala Dunia U20.

“Saya duga, ada pimpinan PDIP yang memerintahkan Ganjar mengikuti garis partai, dan ini tidak diperintahkan pada para tokoh PDIP yang lain,” ucap Ade Armando.

Aktivis media sosial itu juga menjelaskan bahwa ada dua kemungkinan alasan Ganjar berkomentar menolak Israel di Piala Dunia U20.

Baca Juga: Persib vs Persija, Dado Sudah Susun Taktik Kalahkan Persija

Pertama, Ganjar hendak diuji loyalitasnya kepada partai.

Gubernur Jawa Tengah itu diduga memiliki banyak musuh politik di lingkaran elite PDIP. 

Namun, Ganjar memiliki elektabilitas yang besar dibandingkan kader PDIP lain untuk menjadi calon presiden 2024, oleh karena itu ia hendak diuji loyalitas dan ketangguhan dirinya.

Kedua, Ganjar memang sengaja dikorbankan oleh elite partai.

Ade Armando menduga jika Ganjar sengaja dibuat melakukan blunder agar popularitas Ganjar menurun, sehingga menjadi logis untuk partai tidak mencalonkan dirinya sebagai capres lalu bisa menunjuk politisi PDIP lainnya.

Dosen FISIP UI ini mengakui bahwa dirinya adalah pendukung Ganjar, tetapi ia juga sangat kecewa atas tindakan yang Gubernur Jateng itu perbuat.

Load More