SuaraTasikmalaya.id – Ganjar Pranowo dianggap publik sebagai biang keladi dari kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20.
Gubernur Jawa Tengah itu terang-terangan menolak kehadiran Israel dalam kejuaraan FIFA ini.
Namun, Ganjar Pranowo disebut sengaja dikorbankan PDIP atas polemik Israel dan Piala Dunia U20 ini.
Dilansir dari kanal YouTube Cokro TV (28/3/23), Dosen FISIP UI, Ade Armando, menyebutkan bahwa perbuatan Ganjar bukanlah sebuah kebetulan.
“Coba kita pikir, apa alasan yang menyebabkan dia tiba-tiba berkomentar soal Piala Dunia U20, itu kan seperti tak ada hujan tak ada angin, tiba-tiba saja Ganjar bicara begitu,” kata Ade Armando.
Ganjar diketahui berkomentar tentang Piala Dunia U20, usai PDIP dan PKS memboikot Israel.
Ade Armando menduga ada dorongan dari elite partai PDIP agar Ganjar ambil bagian dari penolakan Israel di Piala Dunia U20.
“Saya duga, ada pimpinan PDIP yang memerintahkan Ganjar mengikuti garis partai, dan ini tidak diperintahkan pada para tokoh PDIP yang lain,” ucap Ade Armando.
Aktivis media sosial itu juga menjelaskan bahwa ada dua kemungkinan alasan Ganjar berkomentar menolak Israel di Piala Dunia U20.
Baca Juga: Persib vs Persija, Dado Sudah Susun Taktik Kalahkan Persija
Pertama, Ganjar hendak diuji loyalitasnya kepada partai.
Gubernur Jawa Tengah itu diduga memiliki banyak musuh politik di lingkaran elite PDIP.
Namun, Ganjar memiliki elektabilitas yang besar dibandingkan kader PDIP lain untuk menjadi calon presiden 2024, oleh karena itu ia hendak diuji loyalitas dan ketangguhan dirinya.
Kedua, Ganjar memang sengaja dikorbankan oleh elite partai.
Ade Armando menduga jika Ganjar sengaja dibuat melakukan blunder agar popularitas Ganjar menurun, sehingga menjadi logis untuk partai tidak mencalonkan dirinya sebagai capres lalu bisa menunjuk politisi PDIP lainnya.
Dosen FISIP UI ini mengakui bahwa dirinya adalah pendukung Ganjar, tetapi ia juga sangat kecewa atas tindakan yang Gubernur Jateng itu perbuat.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
Kapan Tiket Kereta Tambahan Lebaran 2026 Dibuka? Jangan Sampai Ketinggalan Jadwalnya
-
22 Kode Redeem FC Mobile 7 Februari 2026, Prediksi Hadirnya CR7 dan Messi OVR Tinggi
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
-
Film Anime To You in the Beyond Siap Sapa Penggemar pada Musim Gugur 2026
-
Seni Melambat: Mengapa Kita Tidak Perlu Selalu Merasa Terburu-buru?
-
Rahasia Pakar Kuliner: Kenapa Makanan Imlek Punya Simbol Damai dan Kekayaan?
-
5 Cara Memilih Sunscreen Nyaman, Anti Lengket dan Anti Perih di Mata
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan