SuaraTasikmalaya.id - Presiden Jokowi hari ini tepatnya Senin sore, 3 April 2023 melantik Dito Ariotedjo sebagai Menpora. Menpora baru ini disebut-sebut telah mencetak rekor sebagai menteri termuda di Indonesia.
Lalu benarkah Dito Ariotedjo sebagai menteri termuda di kawasan Asia Tenggara?
Dito Ariotedjo dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) hari Senin, 3/4/2023. Dito menggantikan Zainuddin Amali yang mengundurkan diri karena terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
Seperti diberitakan media SuaraTasikmalaya, Ario Bimo Nandito Ariotedjo lahir pada tanggal 25 September 1990, di Jakarta.
Dito merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dito juga merintis usaha di bidang energi, pertahanan, coworking, space, dan start-up.
Ia juga dipercaya Raffi Ahmad sebagai Chairman Rans Nusantara FC yang berlaga di Liga 1 musim ini dan bagian dari Rans PIK Basketball di Indonesia Basketball League (IBL).
Kemunculan Dito sebagai orang nomor satu di Kemenpora cukup mengejutkan. Sebab ia kini menjadi menteri termuda di jajaran Kabinet Indonesia Maju.
Sebelumnya menteri termuda dipegang Mendikbudristek Nadiem Makarim dengan usia 35 tahun saat dilantik Jokowi.
Kini rekor itu pecah karena Dito sebagai Menpora baru dengan usia 32 tahun!
Baca Juga: Kabar Buruk, Luis Milla Terpaksa Coret Pemain Persib Seharga Rp3,48 Millar
Lalu benarkah Dito juga memecahkan rekor menteri termuda di Asia Tenggara.
Saat ini bisa dikatakan Dito sebagai menteri pemuda dan olahraga termuda di Asia Tenggara.
Ini karena menteri termuda di Malaysia yakni Syed Saddiq Syed Abdul Rahman tidak lagi terpilih sebagai Menpora Malaysia.
Syed Saddiq telah lebih dulu mencetak rekor menteri termuda di Asia Tenggara pada tahun 2019. Ia menjadi menteri pemuda dan sukan Malaysia termuda dengan usia 26 tahun.
Kini Menpora Malaysia dipegang Hannah Yeoh, perempuan berusia 44 tahun.
"Selamat mas @ditoariotedjo semoga amanah menjalankan tugas negara," ujar seorang warganet di instagram.
Dito akan bekerja jika mulus hingga masa pemerintahan Jokowi berakhir di tahun 2024. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun