/
Selasa, 04 April 2023 | 15:45 WIB
Ganjar Pranowo pada acara Mata Najwa. (Tangkap layar Youtube/Najwa Shihab)

Suara Tasikmalaya- Tim Nasional Indonesia U20 gagal bermain di Piala Dunia FIFA U20, akibat pihak FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.

FIFA memutuskan hal tersebut setelah pertemuannya antara President FIFA, Gianni Infantino dan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir.

Dengan keputusan FIFA tersebut, banyak pihak yang dikecewakan dimulai dari pecinta sepakbola tanah air hingga pemain Timnas Indonesia U20 itu sendiri.

Banyak yang berpendapat bahwa penyebab atas gagalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA U20 yakni akibat adanya penolakan oleh beberapa pihak.

Satu diantara pihak yang menolak kehadiran Timnas Israel antara lain Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali, I Wayan Koster.

Oleh karenanya, Ganjar dan Koster disebut-sebut sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas batalnya Piala Dunia U20 di Indonesia.

Baru-baru ini Ganjar hadir pada acara Mata Najwa di kanal Youtube Najwa Shihab, Selasa (4/4/2023). Ganjar menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh pemain Timnas Indonesia U20 dan para supporter

“Saya betul-betul bisa memahami mbak perasaan adek-adek kita di Timnas U20 dan para supporter pula tentu saja. Dalam konteks ini saya meminta maaf sama mereka,” ungkap Ganjar dalam acara Mata Najwa pada kanal Youtube Najwa Shihab, Selasa (4/4/2023). Dikutip oleh tasikmalaya.suara.com.

“Mungkin itu diasosiasikan, kita bisa andil sedikit atau banyak atas ke tidak terjadinya penyelenggaraan (Piala Dunia U20) ini. Dalam konteks lain ada yang harus saya sampaikan kepada publik, maka untuk adek-adek mohon maaf karena tidak bisa bertanding di Piala Dunia U20, terus lah berlatih,” ujarnya. (*)

Baca Juga: Laris Manis, Mini Album 'FML' SEVENTEEN Tembus Angka 2,18 Juta Pre-order

Load More