/
Rabu, 05 April 2023 | 11:21 WIB
Sanksi FIFA kepada Indonesia usia dibatalkan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 belum jelas (freepik)

SuaraTasikmalaya- Indonesia harus menerima kenyataan pahit  dicopot sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 2023 bergulir. Pencopotan secara resmi diumumkan FIFA di laman resminya pada 29 Maret 2023. 

Publik pun menuding campur tangan para politisi yang menolak kehadiran Israel sebagai penyebabnya. Setelah Indonesia batal jadi tuan rumah, kini banyak yang bersepekulasi Indonesia akan dijatuhi sanksi oleh FIFA. 

Media sosial pun jadi ramai bahwa dunia persepakbolaan Indoesia akan mati setelah disanksi FIFA, di media sosial baru-baru ini  muncul sebuah unggahan di facebook dan titktok yang membuat narasi bahwa FIFA telah resmi menjatuhkan tiga sanksi kepada Indonesia karena batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023.

Dari penelusuran ditelusuri tasikmalaya.suara.com narasi tersebut ternyata hanya opini.

Beredar juga di Akun tersebut membagikan sebuah gambar yang menampilkan tiga sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA kepada Indonesia pada. Dalam gambar itu terdapat logo FIFA dan keterangan:

Resmi Indonesia mendaparkan sanksi:

1. INDONESIA TIDAK DI PERBOLEHKAN MENYELENGARAKAN PIALA DUNIA SENDIRI DIMULAI DARI TINGKAT USIA DINI

2. INDONESIA DILARANG MENGADAKAN KEGIATAN SEPAKBOLA DI LINGKUNGAN ISRAEL DAN SEKITARNYA

3. KLUB INDONESIA DILARANG IKUT LIGA CHAMPIONS EROPA KARENA BUKAN HAK WILAYAHNYA.

Baca Juga: Thomas Doll Janji Tambal Absennya Riko Simanjuntak dan Ferrari dengan Pemain Terbaik Hadapi Persebaya

 
Penelusuran Suara Tasikmalaya

Berdasarkan penelusuran suara Tasikmalaya narasi yang beredar itu adalah cupilikan dari potongan berita mengenai kemungkinan sanksi FIFA usai Indoensia dibatalkan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Belum ada media mainstream yang terpercaya yang merilis saksi FIFA namun narator sudah menyimulkan Indonesia kena sanksi FIFA

Dalam rilis FIFA disebiutkan  sanksi terhadap Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) akan diputuskan di tahap selanjutnya.

"Potensi sanksi terhadap PSSI mungkin akan diputuskan pada tahap selanjutnya. FIFA menggarisbawahi bahwa keputusan tersebut tidak akan mengurangi komitmen FIFA untuk aktif membantu PSSI, bekerja sama erat dan mendukungan pemerintahan Presiden Jokowi Widodo dalam proses transformasi sepakbola Indonesia pascatragedi yang terjadi pada Oktober 2022 (Kanjuruhan),"tulis FIFA di laman resminya.

Sementara itu tiga sanksi yang yang diklaim dijatuhkan kepada Indonesia merupakan bentuk satire dan bentuk guyonan semata.

Load More