/
Kamis, 06 April 2023 | 02:34 WIB
Formasi 4-1-4-1. (istimewa)

Pria Prancis yang dipecat Crystal Palace tersebut adalah kapten andalan Arsenal saat juara Premier League 2003/2004 tanpa terkalahkan (invincibles).

Lini Tengah Elit

Beda dengan barisan belakang yang rapuh. Lini tengah tim khayalan ini justru diperkuat para pemain yahud di masa jayanya. Mungkin cuma Jesse Marsch yang kurang mumpuni.

Susunannya: Steven Gerrard (dipecat Aston Villa), Frank Lampard (Everton), Scott Parker (Bournemouth), dan Marsch (Leeds).

Satu-satunya nama yang pernah jadi penyerang ialah Ralph Hasenhuttl.

Pria Austria yang dipecat sebagai manajer Southampton pada November 2022 itu adalah mantan striker murni saat membela Austria Vienna dan FC Bayern II kala masih aktif bermain.

Pelatih Juara dalam Sosok Kapten Juve

Formasi 4-1-4-1 tadi butuh pelatih berpengalaman membawa klub Inggris juara. Siapa lagi kalau bukan Antonio Conte.

Mantan kapten Juventus itu pernah membawa Chelsea juara Premier League 2016/2017. Itu adalah musim pertamanya mencicipi atmosfer Liga Inggris saat menjadi pelatih.

Baca Juga: Musim Segera Berakhir, Persik Kediri Gerak Cepat Amankan Empat Pemain

Setahun kemudian Conte dipecat dan balik melatih di Serie-A Italia. Ia kembali ke Inggris sebagai manajer Tottenham Hotspur di awal tahun 2022.

Sayangnya, 26 Maret kemarin eks pelatih Inter dan Juventus itu memutuskan mundur dari Spurs dan hingga kini masih menganggur.

Formasi (4-1-4-1): Lage; Jones, Potter, Tuchel, Rodgers; Vieira (kapten); Gerrard, Lampard, Parker, Marsch; Hasenhuttl. Pelatih: Conte. (*)

Load More