/
Kamis, 06 April 2023 | 14:42 WIB
Ustadz Adi Hidayat menerangkan tentang keistemwaan nuzul Al-Qur'an ((Tangkapan Layar Youtube Adi Hidayat Official))

SUARA TASIKMALAYA- Al-Qur’an merupakan kitab suci bagi umat islam, berisikan firman Alllah SWT. dan diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Diketahui Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan sesuai dengan dalil QS. Al-Baqarah ayat 185. Namun, belum diketahui tanggal pasti Al-Qur’an diturunkan.

Al-Qur.an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. melalui perantara malaikat Jibril di Gua Hiro.

Tujuan diturunkannya Al-Qur’an untuk dibaca, dipahami, dan diamalkan agar bisa menjadi petunjuk dan pedoman hidup umat manusia.

Pada video yang diupload di kanal Youtube Adi Hidayat Official, Ustadz Adi Hidayat menerangkan betapa istimewanya Al-Qur’an.

“Al-Qur’an itu berbeda (dengan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya). Al-Qur’an lebih komprehensif, Al-Qur’an lebih istemewa,” ungkap Ustadz Adi Hidayat pada videonya di kanal Youtube Adi Hidayat Official.

Satu diantara keistimewaan Al-Qur’an menurut ustadz Adi Hidayat, risalah Al-Qur’an diturunkan bersifat universal, berlaku dari awal mula Nabi Muhammad SAW diutus hingga kehidupan berakhir.

“Ketika diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. karena berliau penutup para Rasul dan para Nabi, sehingga risalahnya akan berlaku universal untuk semua kalangan dari mulai beliau diutus hingga kehidupan berakhir,” ucap ustadz Adi Hidayat.

“Qur’an ini bukan hanya sekedar dibaca dan dipahami sebagai kitab. Lebih dari itu Al-Qur’an yang mulia merupakan pedoman untuk semua umat manusia, sampai kapanpun hingga akhir kehidupan di bumi dan isinya akan Allah jaga,” jelas ustadz Adi Hidayat.

Baca Juga: Momen Raffi Ahmad Tidur Setengah Duduk di Studio TV Usai Sahur, Netizen Ribut: Begini Dikira Pencucian Uang?

Keistimewaan berikutnya, ustadz Adi Hidayat menerangkan bahwa Al-Qur’an diturunkan menjadi kurikulum kehidupan.

“Al-Qur’an itu seharusnya bukan sekedar interaksi bacaan, yang paling dahsyat adalah jika kita ingin merasakan kenikmatannya, berkahnya, kesuksesannya, maka posisikan Al-Qur’an sebagai firman yang membimbing kita berkehidupan, menjadikannya sebagai kurikulum kehidupan,” tambahnya.

Ustadz Adi Hidayat menegaskan pada saat diturunkannya Al-Qur’an (nuzul), bukan turunnya yang penting akan tetapi esensi di dalamnya lah yang penting.

“Saat diturunkannya Al-Qur’an (nuzul), kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian disampaikan kepada kita. Bukan turunya lah yang penting tapi ada esensi dibalik itu merupakan kurikulum kehidupan,” tegas ustadz Adi Hidayat. (*)

Load More