SUARA TASIKMALAYA - Pemkot Tasikmalaya menyerahkan Surat Keputusan Kenaikan Pangkat bagi PNS di Lingkungan Pemerintahan Kota Tasikmalaya usai apel pagi di halaman Bale Kota, Senin (10/4/23).
Dalam sambutan Pj. Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Drs. H. Ivan Dicksan Hasannudin, M.Si., Pemkot Tasikmalaya menyampaikan selamat kepada para PNS yang naik pangkat pada periode April 2023.
Walikota mengatakan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak, melainkan penghargaan yang diberikan oleh pejabat berwenang, karena prestasi kerja yang diperoleh sesuai dengan persyaratan dan peraturan yang berlaku.
“Kepada para ASN di lingkungan Pemerintahan Kota Tasikmalaya dihimbau untuk bijak dan dapat berbelanja barang-barang yang memang dibutuhkan. Sehingga tidak menimbulkan inflasi yang lebih besar lagi jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H,” pesannya.
Acara dilanjut dengan pemasangan pin apresiasi kepada perwakilan ASN, juga kepada Rektor Universitas Siliwangi Dr. H. Gumilar Mulya, M.Pd.
Pin tersebut ditujukan untuk orang tua asuh yang telah berhasil menjadikan anak asuhnya terbebas dari ‘stunting’ (gangguan pertumbuhan akibat gizi buruk).
Pemerintah Kota Tasikmalaya memang saat ini tengah aktif menjalankan program “Satu ASN, Satu Anak Asuh Stunting” sebagai salah satu upaya penanganan dan penurunan angka stunting di Kota Tasikmalaya.
Artinya, seorang ASN disarankan untuk mempunyai seorang anak asuh yang masih dalam tahap pertumbuhan agar terjamin asupan gizi dan nutrisi, serta tumbuh-kembang jasmaninya.
Hal itu mengingat Kota Tasikmalaya memiliki sekitar 7.000 ASN. Jika semuanya berperan menjadi orang tua asuh dari anak stunting, tentunya penanganan kasus stunting akan cepat selesai.
Baca Juga: INFOGRAFIS Perjalanan Kontroversi Firli Bahuri
Dengan jumlah kasus stunting di Kota Tasikmalaya sebanyak 2.000-an orang, jumlah tersebut tentu bisa diawasi oleh jumlah ASN yang ada di Pemkot Tasikmalaya. (*)
Sumber: Instagram @kominfo_pemkot_tsm
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Selasa 24 Februari 2026, Jangan Terlambat Sahur!
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Selasa 24 Februari 2026, Ayo Sahur Tepat Waktu!
-
3 Cara Menghasilkan Uang dari HP Tanpa Modal untuk THR Lebaran, Terbukti Cuan Maksimal
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
4 Pelembab Bamboo, Perbaiki Skin Barrier Kulit Sensitif yang Mudah Iritasi
-
7 Serum Alpha Arbutin dan Niacinamide Ampuh Hempas Noda Hitam, Siap Glowing saat Lebaran
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
Terungkap! 4 Fakta Pelarian 8 Tahanan Polres Way Kanan Berawal dari Tukang Kantin