SUARA TASIKMALAYA – Ada kabar gembira untuk Persib dan para Bobotoh, musim depan di Liga 1 tidak ada pembatasan pemain naturalisasi, namun ada syaratnya.
Sebelumnya, Persib Bandung terancam kehilangan pemain naturalisasinya pada musim depan karena ada wacana pembatasan kuota dari PSSI.
PSSI berniat untuk membatasi jumlah pemain naturalisasi dalam setiap klub menjadi hanya dua orang saja.
Persib memang memiliki beberapa pemain naturalisasi, di antaranya Marc Klok, Victor Igbonefo, dan Ezra Walian.
Dengan adanya regulasi ini maka Persib musim depan harus melepas satu diantara tiga pemain naturalisasinya.
Namun, ada kabar gembira bagi Persib dan Bobotoh.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan bahwa regulasi pembatasan pemain naturalisasi musim depan resmi dibatalkan.
“Naturalisasi sudah diputuskan kemarin, di diskusi tidak ada batasan.” Kata Erick.
Menteri BUMN itu juga menambahkan bahwa ada syarat yang harus dipenuhi setiap klub, yakni harus memberikan kesempatan pada pemain muda.
“Tapi pemain muda tetap saya harapkan dong, usia 21-23 dikasih kesempatan bermain. Masa depan sepak bola Indonesia kan musti ada regenerasi,” ungkap Erick Thohir.
Dibatalkannya regulasi ini, membuat Persib tidak harus melepas tiga pemain naturalisasinya, dengan catatan mereka masuk dalam rencana Luis Milla jika masih melatih Persib musim depan.
Sumber: instagram @liga1transfer
Tag
Berita Terkait
-
Sinyal Bahaya bagi Persib Bandung! Selain Dewa United dan Persik, Klub Ini Juga Berminat Datangkan Lord Henhen, Bakal Hengkang?
-
Sudah Incar David Rumakiek, PSIS Semarang Dirumorkan Dekati Mantan Pemain Persib Lainnya, Siapa Dia?
-
Bos Persib Bandung, Teddy Tjahjono Keberatan Tak Ada Play Off AFC Cup untuk Runner Up Musim Lalu
-
Sang Legenda I Made Wirawan akan Pensiun, Birukan GBLA! Seruan kepada Bobotoh untuk Hadir Pada Laga Terkahirnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi