/
Senin, 19 Juni 2023 | 20:52 WIB
Potret Kylian Mbappe (Twitter/@FabrizioRomano)

SUARA TASIKMALAYA - Eks kiper Timnas Paraguay, Jose Luis Chilavert, memberikan respons pedas terhadap bintang sepakbola Prancis, Kylian Mbappe, dengan menyebutnya sebagai pemain medioker di Amerika Latin.

Kontroversi ini muncul setelah Mbappe mengungkapkan pandangannya bahwa level sepakbola di Eropa lebih tinggi dibandingkan Amerika Latin, yang menjadi perbincangan di antara negara-negara anggota CONMEBOL.

Mbappe, yang bermain untuk Timnas Perancis, mengalami kekalahan dari Argentina di babak final. Pertandingan sengit tersebut berakhir dengan kemenangan Argentina melalui adu penalti di Lusail Stadium.

Tidak hanya presiden federasi sepakbola Argentina (AFA), Claudio Tapia, yang memberikan protes kepada Mbappe, Chilavert juga menyuarakan ketidakpuasannya.

Ia mengungkapkan keinginannya untuk melihat Mbappe bermain di stadion dengan ketinggian di atas rata-rata, seperti Estadio Hernando Siles di La Paz, Bolivia, yang berada pada ketinggian lebih dari 3.500 meter di atas permukaan laut.

"Saya ingin melihat dia bermain di ketinggian di La Paz atau Quito, atau bermain tandang di Brasil. Di sini, dia akan menjadi pemain rata-rata, dia mudah diprediksi. Jelas, dia memiliki keuntungan dengan kecepatannya, tapi dengan pemain belakang yang ketat menjaganya, kami bisa mengendalikannya dengan tenang," ujar Chilavert kepada Sportskeeda, dikutip pada Senin (19/6/2023). 

Mbappe, yang kini berusia 24 tahun, dianggap sebagai salah satu pemain muda yang akan mendominasi sepakbola dalam 10 tahun ke depan. Bersama dengan Erling Haaland, ia diprediksi akan menggantikan era dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Eropa.
***

Load More