SUARA TASIKMALAYA - Eks kiper Timnas Paraguay, Jose Luis Chilavert, memberikan respons pedas terhadap bintang sepakbola Prancis, Kylian Mbappe, dengan menyebutnya sebagai pemain medioker di Amerika Latin.
Kontroversi ini muncul setelah Mbappe mengungkapkan pandangannya bahwa level sepakbola di Eropa lebih tinggi dibandingkan Amerika Latin, yang menjadi perbincangan di antara negara-negara anggota CONMEBOL.
Mbappe, yang bermain untuk Timnas Perancis, mengalami kekalahan dari Argentina di babak final. Pertandingan sengit tersebut berakhir dengan kemenangan Argentina melalui adu penalti di Lusail Stadium.
Tidak hanya presiden federasi sepakbola Argentina (AFA), Claudio Tapia, yang memberikan protes kepada Mbappe, Chilavert juga menyuarakan ketidakpuasannya.
Ia mengungkapkan keinginannya untuk melihat Mbappe bermain di stadion dengan ketinggian di atas rata-rata, seperti Estadio Hernando Siles di La Paz, Bolivia, yang berada pada ketinggian lebih dari 3.500 meter di atas permukaan laut.
"Saya ingin melihat dia bermain di ketinggian di La Paz atau Quito, atau bermain tandang di Brasil. Di sini, dia akan menjadi pemain rata-rata, dia mudah diprediksi. Jelas, dia memiliki keuntungan dengan kecepatannya, tapi dengan pemain belakang yang ketat menjaganya, kami bisa mengendalikannya dengan tenang," ujar Chilavert kepada Sportskeeda, dikutip pada Senin (19/6/2023).
Mbappe, yang kini berusia 24 tahun, dianggap sebagai salah satu pemain muda yang akan mendominasi sepakbola dalam 10 tahun ke depan. Bersama dengan Erling Haaland, ia diprediksi akan menggantikan era dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Eropa.
***
Tag
Berita Terkait
-
Indonesia vs Argentina: Momen Langka, Petugas Bawa Ember Bersih-bersih Lapangan SUGBK saat Jeda, Buat Apa?
-
Timnas Indonesia vs Argentina: Calo Pasang Banderol Rp2 Juta untuk Tiket Kategori Dua, Warga Pilih Gelar Nobar di GBK
-
Timnas Indonesia vs Argentina: Tendangan Geledek Paredes Bawa Albiceleste Unggul di Babak Pertama
-
Penonton Puas dengan Manajemen Kerumunan Laga Timnas Indonesia vs Argentina di SUGBK
-
Berharap Dilihat Messi, Pekerja Adidas Gelar Demonstasi Jelang Pertandingan Indonesia Versus Argentina di SUGBK
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel