SUARA TASIKMALAYA - Debut untuk pertama kalinya sebagai pemain timnas U-19 wanita Indonesia, Ayunda menjadi sorotan, karna menjadi wanita satu-satunya yang menggunakan hijab.
Walau baru pertama kali debut Ayunda Dwi Anggraini mampu memberikan kemenangan perdana nya dengan membobol gawang dari Timor Leste.
Ayunda mampu mengalahkan Timor Leste 7-0 di ajang AFF U-19 Women's Championship 2023, Rabu (5/7) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.
Dengan membara menggunakan hijab berwarna merah, Ayunda mampu menyumbakan dua gol cantik yang menembus pertahanan Timor Leste.
Ayunda, mampu menghiasi debut manisnya di tim U-19 wanita dengan mencetak gol di menit ke- 66' dan 90'.
Karir Ayunda memang terbilang cukup mulus berawal dari mengirim video hingga akhirnya dipanggil menjadi pemain Timnas u-19 garuda Pertiwi.
"Saya masuk timnas ini berawal dari kirim-kirim video, lalu dipromosikan, sampai sekarang ini baru dipanggil. SSB saya dulu bernama Porosda, sekarang di Gresik," ungkap Ayunda.
Baru berusia 17 tahun pemain yang bersekolah di SMA Negeri 1 Sedayu ini memiliki minat bermain sepak bola serta memiliki potensi yang menjanjikan oleh pelatih Ayunda diposisikan sebagai gelandang atau sayap namun dirinya mengaku posisi yang sebenarnya ia favoritkan dan ia minati yaitu striker.
Menyukai permainan sepak bola sudah ia lakoni sedari kecil, ketika ia kecil dulu sering sekali bermain sepak bola di desa tempat ia tinggal, hingga memasuki masa SMP Ayunda mulai diajak untuk bermain di klub Gresik lalu bermain di piala Pertiwi bersama Persebaya.
Sebagai satu-satunya pemain muda yang menggunakan hijab di Garuda Pertiwi, diri berbagi curhatan mengenai suka duka memakai hijab ketika hendak bermain sepak bola.
Menggunakan hijab ketika berolahraga memang tidak mudah awalnya Ayunda sempat mengalami kesulitan bergaul lantaran rekan-rekan pemain sepak bola lainnya tidak menggunakan hijab seperti dirinya.
"Kadang dukanya itu, pernah dipengaruhi dan dicemooh oleh teman, dengan berkata 'eh, jangan pakai hijab, dong' namun itu sama sekali tak menggoyahkan iman dan niat awal saya berhijab, karena bagi saya, hijab itu penting, sebagai saya perempuan muslim. Tapi akhirnya lama kelamaan itu tidak lagi menjadi masalah," ceritanya.
Terlepas dari kesulitan pasti ada rasa senang dan rasa suka ketika ia memakai hijab dikala bermain sepak bola.
"Saya tak menyangka sih sebenarnya, ini juga menjadi debut saya di timnas, yang jelas, saya sangat senang sekali, dan karena itu saya bisa menunjukkan ke orang tua saya, kalau saya akan menjadi pesepakbola wanita yang baik," katanya
Harapan yang Ayunda sampaikan terhadap semua tim yang ada di tim Garuda Pertiwi Indonesia adalah keinginannya untuk lolos ke final dan bisa meraih juara.
"Pastinya sih, semoga tim Indonesia ini bisa lolos ke final dan bisa meraih juara," tutupnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability