/
Rabu, 19 Juli 2023 | 12:48 WIB
Hasil BRI Liga 1: hujan gol di Brawijaya, Persik Kediri bungkam Arema FC 4-2 (Twitter/@Liga1Match)

SUARA TASIKMALAYA - Manajemen Arema FC mengeluarkan permohonan maaf terkait insiden kericuhan suporter yang terjadi saat pertandingan BRI Liga 1 antara Persik Kediri melawan Arema FC di Stadion Brawijaya pada Sabtu (15/7/2023) lalu.

Wiebie Dwi Andriyas, Manajer Tim Arema FC, menyampaikan permintaan maaf tersebut dalam keterangan yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, pada hari Senin (17/7/2023). 


Ia mengungkapkan harapannya bahwa insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi di masa mendatang terkait adanya regulasi larangan suporter tim tamu.

"Mungkin berlebihan jika mereka disebut demikian, namun jika memang pendukung Arema FC, kami memohon maaf," ujarnya.

Wiebie menilai bahwa kedatangan sejumlah pendukung Arema FC ke Stadion Brawijaya semata-mata dilakukan untuk memberikan dukungan kepada tim mereka yang dijuluki Singo Edan dalam pertandingan melawan Persik Kediri.

Dirinya mengungkapkan bahwa implementasi regulasi yang melarang suporter tim tamu untuk memberikan dukungan langsung di stadion tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu disesuaikan dan dilindungi oleh sistem.

Manajemen klub juga bertekad untuk melakukan sosialisasi, termasuk dalam hal penjualan tiket secara online. Langkah-langkah ini diharapkan dapat diambil sebagai langkah antisipatif dan untuk mengidentifikasi siapa saja yang memasuki stadion.

"Terkait larangan fans tandang sesuai regulasi itu butuh proses, tentunya untuk adaptasi dan kami dari klub akan membantu," tambahnya seperti yang dilaporkan oleh ANTARA.

Manajemen Arema FC juga mengungkapkan apresiasi mereka kepada Polres Kediri Kota dan Polres Kediri atas tindakan pengamanan dan pengantaran korban ke rumah sakit setelah terjadi insiden pada kesempatan tersebut.

Baca Juga: Jelang Sidang Cerai dengan Rendy Kjaernett, Lady Nayoan Dapat Buket Bunga Misterius

Pada pertandingan Persik Kediri melawan Arema FC, aparat kepolisian dan panitia pelaksana pertandingan berhasil mengamankan puluhan suporter yang terlibat dalam kericuhan. Pendukung Arema FC tidak diberikan kuota tiket sesuai dengan aturan baru yang berlaku.
Namun, saat pertandingan berlangsung, beberapa penonton yang tidak senang dengan gol yang dicetak oleh tim tuan rumah dituduh sebagai pendukung tim tamu oleh suporter tuan rumah. Dalam pertandingan tersebut, Persik Kediri berhasil mengalahkan Arema FC dengan skor 5-2. (*)

Load More