SUARA TASIKMALAYA - Sebanyak 30 peserta Miss Universe Indonesia mengalami pelecehan seksual pada saat melakukan body checking.
Miss Universe Indonesia atau MUID merupakan salah satu ajang kontes kecantikan tahunan Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 2023.
Baru-baru ini di salah satu podcast YouTube Need A Talk mengupas permasalahan pelecehan seksual yang dialami peserta Miss Universe Indonesia.
National Director Miss Universe Bali, Sally Giovani mengonfirmasi bahwa benar adanya dugaan pelecehan seksual yang dialami 30 perempuan Miss Universe.
Dikutip dari podcast Need A Talk, Kamis (10/8/2023), ia mengatakan pertama kali mengetahui kejadian tersebut melalui panggilan telepon salah satu peserta perwakilan Bali.
"Pada saat itu kan karantina, di hari ke-12 itu ada anak saya dari perwakilan bali menelepon saya sambil nangis," ucap Sally.
"Saya kan kaget dong pas ditanya ternyata dia itu sudah melakukan body check, nah abis body check ditelanjangin terus difoto," sambungnya.
Menurut keterangannya, 30 peserta diminta untuk melakukan body checking tanpa busana. Namun dari ke-30 peserta hanya 5 orang saja yang difoto dengan keadaan tanpa busana.
"Body checking itu sendiri ga ada di kontrak, ga ada di rundown. Nah waktu itu anak-anak diminta fitting, tiba-tiba disuruh buka semua dan ternyata di body checking."
Baca Juga: Hashim Tegaskan Prabowo Bukan Petugas Partai; Di Gerindra Nggak Ada, Kita Semua Petugas Rakyat
"Saya tiba-tiba disuruh untuk melepaskan pakaian dalam bagian atas. Karena saya takut jadi saya lepas pakaian saya dan saya tutup karena malu ada beberapa jenis kelamin lain kan kak."
"Saya dimarahi, dibentak, saya dibilang tidak bangga dengan badan saya. Terus tiba-tiba saya disuruh angkat kaki 1 ke kursi terus di cek kaki saya apa kekurangannya. terus naik ke atas ke bagian privat saya."
Menurut salah satu korbannya itu, dengan adanya kejadian ini bisa membuat banyak orang maupun peserta Miss Universe lain angkat bicara.
Kasus pelecehan seksual yang dialami peserta Miss Universe sendiri sudah dilaporkan kepada pihak berwajib, pada Senin (7/8/2023).
Berita Terkait
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia, Body Check Dipastikan Tak Pernah Ada Sebelumnya
-
Skandal Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia: Suami Poppy Capella Buronan Korupsi di Malaysia
-
Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Diminta Foto Telanjang, DPRD DKI: Akal-akalan Oknum Penyelenggara
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai
-
Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja