SUARA TASIKMALAYA - Lagi-lagi kericuhan suporter sepakbola Indonesia kembali terulang. Keributan terjadi usai pertandingan antara PSIS melawan Persib.
Pada laga tersebut, oknum suporter tim tamu diketahui nekat datang ke stadion meskipun adanya larangan.
Diduga, konflik kedua suporter dipicu adanya saling ejek dan euforia yang berlebihan dari suporter tim tamu saat mengetahui klubnya menang.
Pihak PSSI pun menyayangkan atas tindakan tersebut yang kembali berulang. Tak ada efek jera setelah adanya kasus tragedi Kanjuruhan.
PSSI sebenarnya sudah memberikan himbauan dengan tidak memperbolehkan suporter tim tamu datang.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo ikut bereaksi terkait kasus tersebut. Ia akan segera menemui PSSI.
Lebih lanjut, ia akan berdiskusi dengan PSSI tentang pemberian hukuman tegas, agar tidak terus berulang.
"Kami akan mengundang PSSI dan memastikan kembali. Saya rasa harus ada tindakan spesifik dan tegas karena ini kejadiannya berulang," ucapnya.
Pasalnya, kerusuhan tersebut bisa mempengaruhi keputusan FIFA yang akan menggelar Piala Dunia U-17 di Indonesia tahun ini.
Baca Juga: Meski Persija Jakarta Meraih Imbang, Thomas Doll Dipuji The Jakmania Karena ini
Dito ingin bekerjasama dengan para suporter untuk bersama-sama menjaga sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Dirujak Usai Persib Bandung Alami Kesulitan Saat Kontra PSIS Semarang, Begini Tanggapan Bobotoh
-
Bentrok Mengerikan Terjadi di Laga PSIS vs Persib, Yoyok Sukawi Heran Suporter Bandung Bisa Tembus Padahal...
-
Persib Kontrak 3 Tahun Eks Striker Persija, Selesai Sudah David da Silva, Cek Kebenarannya!
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring