SUARA TASIKMALAYA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5 terjadi di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (29 Agustus 2023) pukul 03.06 WIB. Gempa tersebut berpusat di laut pada jarak 124 kilometer timur laut Lombok Utara, dengan kedalaman 491 kilometer.
BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Gempa tersebut juga tidak menimbulkan dampak signifikan, kecuali beberapa warga yang panik dan berhamburan keluar dari rumah.
Berikut adalah 5 fakta gempa di Lombok hari ini yang dikutip dari berbagai sumber:
1. Gempa terjadi pada pukul 03.06 WIB.
2. Gempa berpusat di laut pada jarak 124 kilometer timur laut Lombok Utara.
3. Kedalaman gempa 491 kilometer.
4. Gempa tidak berpotensi tsunami.
5. Gempa tidak menimbulkan dampak signifikan.
Gempa Lombok hari ini merupakan gempa dalam yang terjadi di zona subduksi. Zona subduksi adalah wilayah di mana lempeng tektonik bergerak saling mendekat dan saling menumpuk. Gempa dalam biasanya tidak menimbulkan dampak signifikan, kecuali jika terjadi pada kedalaman dangkal.
Gempa Lombok hari ini terjadi di wilayah yang rawan gempa. Lombok merupakan bagian dari jalur cincin api Pasifik, yang merupakan wilayah di mana lempeng tektonik saling bertabrakan. Gempa yang terjadi di wilayah ini bisa memiliki kekuatan yang sangat besar.
Meskipun tidak menimbulkan dampak signifikan, gempa Lombok hari ini tetap menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gempa bumi. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi dari BMKG dan melakukan persiapan menghadapi gempa bumi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak jelas terkait gempa Lombok hari ini. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. (*)
Baca Juga: Timnas Indonesia Bisa Naik 3 Tangga di Ranking FIFA Jika Menang Lawan Turkmenistan?
Berita Terkait
-
4 Ribu Kali Guncangan Gempa di Tahun 2018, Masyarakat Lombok Utara Sudah Terbiasa
-
Update Gempa M 7,4 BMKG : Berpusat di Laut Jawa Dan Berjenis Deep Focus
-
Nana Mirdad Kabarkan Gempa Terasa di Bali Guncang Rumahya
-
BREAKING NEWS Gempa Dua Kali, Masyarakat di Lombok Berhamburan Keluar
-
Meski Terbukti Tak Bersalah, Kader PDIP Lombok Barat Tak Mau Kembali ke Kampungnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan