SUARA TASIKMALAYA- Setelah merasa dikihanati oleh Anies Baswedan, Agus Harimukti Yudhoyono (AHY) beri tanggapan sedih.
Ketua umum Partai Demokrat tersebut mengajak kepada seluruh kader-kadernya untuk tidak berlarut-larut membahas perihal Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang sudah ditetapkan oleh Anies dan Partai NasDem.
Sebagai informasi, Ketua umum Partai NasDem, Surya Paloh telah memilih Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai Cawapres dari Anies Baswedan.
Hal itu membuat murka Partai Demokrat karena tidak sesuai dengan kesepakatan, mengingat pada 14 Juni lalu AHY akan dinaikan sebagai Cawapres dari Anies.
Harapan AHY ialah, seluruh pihak agar bisa saling memaafkan. Namun, anak dari presiden SBY tersebut menyimpan pesan diakhir kata-katanya.
"Hari ini kami keluarga partai demokrat dengan bebesar hati, dengan kerendahan hati menyatakan move on dan siap menyosongsong peluang peluang baik di depan," kata AHY dalam pidatonya di Kantor DPP Demokrat, dikutip dari partner Suara.com, Senin (4/9/2023).
"Pertama-tama tentu dengan memberi maaf kepada siapapun yang telah menyakiti kita, baik secara langsung maupun tidak langsung. Semoga kita semua bisa memaafkan walaupun tidak begitu saja melupakan," lanjutnya.
Mengingat, partai Demokrat telah menetapkan keluar dan mencabut dukungan dari koalisi Anies Baswedan, AHY menegaskan tengah berikhtiar untuk bergabung dengan koalisi dari partai lain.
"Dalam upaya memperjuangkan perubahan dan perbaikan itu demorkat akan berikhtiar untuk bergabung dengan koalisi lain yang memiliki kesamaan cara pandang, visi kebangsaan dan etika politik." Jelasnya. (*)
Baca Juga: Sasaran Empuk Penjahat Siber, Pengamanan Data Pemilu Jadi Tantangan Tersendiri
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Raup Laba Bersih Rp66,59 Miliar, KB Bank Rombak Direksi
-
Maut di Balik Pintu Terkunci: Misteri Tewasnya Wanita Jombang di Kamar Kos Putat Jaya Surabaya
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Diplomasi Manis RI-AS: Menagih Realisasi Investasi Hijau Paman Sam
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
3 Sandal Crocs Diskon 70 Persen di Sports Station, Bisa Hemat Ratusan Ribu!
-
Menyabung Nyawa di Aliran Lahar: Kisah Hendra, Petugas Sensus Ekonomi di Kaki Semeru
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
Rahasia Atasi Mesin Cuci Bergoyang dan Berisik di Rumah, Tanpa Panggil Tukang Servis
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah