Suara.com - Meneruskan tradisi di tahun-tahun sebelumnya, Google kembali "menipu" para penggunanya di hari April Mop. Kali ini Google menggunakan permainan "Pokemon Challenge" dan Gmail bertema selfie.
Pada Senin (31/3/2014), dalam blognya LatLong, Google mengumumkan pembaruan pada layanan peta digitalnya, Google Maps. Uniknya dalam versi terbaru itu Google mengajak para pengunanya untuk mencari Pokemon.
Mini game itu adalah bagian dari upaya tipu-tipu Google untuk mencari kandidat pegawai yang mengisi posisi "Pokemon Master". Syaratnya mereka yang berminat harus menangkap 150 Pokemon di dalam Google Maps.
Game itu memang sungguhan tetapi cerita soal lowongan sebagai "Pokemon Master" tentu saja bentuk becandaan April Mop Google.
Selain Pokemon, Google juga punya kejutan lain di April Mop yakni dengan membolehkan para pengguna Gmail untuk memakai foto selfie mereka sebagai gambar latar layanan email Google itu.
Tidak hanya Google juga memberi kesempatan para pengguna Gmail untuk berbagi foto selfie mereka dengan para pengguna lainnya dan menyediakan fitur "top trending selfies".
"Sebagai pelopor dalam platform selfie, Gmail sangat berkomitmen untuk berada di garis terdepan inovasi selfie. Dan bagi kami adalah sebuah tragedi jika rambut keren Anda dan mata coklat Anda yang cantik terjebak hanya di dalam ruang inbox (Gmail)," tulis Google penuh jenaka dalam blog resminya. (Sydney Morning Herald)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla
-
Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia
-
Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi
-
Rekening Mas Botok AMPB Diblokir Bank, Jefri Nichol: Serem Belum Demo Udah Dibungkam
-
Desa Adat Sade Dilalap Api, Bantuan Rp200 Juta Datang Saat Warga Mengais Puing
-
Gandeng Menteri PKP, Bupati Rudy Susmanto Akselerasi Pengentasan Pemukiman Kumuh di Bogor
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global