Suara.com - Para peneliti berhasil mengungkap bagaimana orang Mesir kuno membangun piramida.
Selama ini, banyak pertanyaan yang muncul di kalangan arkeolog soal bagaimana orang Mesir kuno mengangkut batu-batu besar ke lokasi pembangunan. Ternyata jawabannya sederhana, pasir basah.
"Untuk membangun piramida, orang Mesir Kuno harus mengangkut batu-batu dan patung besar melintasi padang pasir," kata para peneliti di University of Amsterdam.
Para ahli mencoba merekonstruksi upaya tersebut dan menemukan jawabannya. Mereka meletakkan batu dan patung tersebut di atas kereta seret yang kemudian mereka tarik di atas pasir basah.
Menurut para peneliti, pasir basah mengurangi hampir separuh tenaga yang diperlukan untuk menarik batu dan patung tersebut. Hal itu terjadi karena pasir menjadi makin padat setelah terkena air, sehingga kereta itu pun kian mudah diseret.
Pasir yang basah tidak akan menumpuk di bagian depan kereta seret, tidak seperti pasir kering. Teori para peneliti didukung pula oleh gambar yang dibuat orang Mesir kuno di makam kuno Djehutihotep. Pada gambar tersebut, tampak seseorang yang berdiri di atas kereta sambil menuangkan air ke pasir yang hendak dilalui. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
-
Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Belgia vs Mesir: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik
-
Sangat Selektif, Mohamed Salah Pasang Tiga Syarat Utama untuk Calon Klub Barunya
-
Neymar Absen Laga Brasil vs Mesir, Fokus Pemulihan di New Jersey
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
77 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Juni 2026: Klaim Evo Woodpecker dan Gloo Wall Football
-
5 Solar Panel Terbaik untuk Cadangan Daya Listrik di Rumah, Harga Mulai Rp18 Ribuan
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban