-
Mesir tersingkir dari Piala Afrika 2025 setelah kalah tipis 0-1 melawan tim nasional Senegal.
-
Sadio Mane menjadi pencetak gol tunggal yang memupuskan harapan Mohamed Salah meraih gelar juara.
-
Mohamed Salah tercatat telah gagal meraih trofi meskipun sudah tampil apik dengan empat gol.
Suara.com - Ambisi besar Mohamed Salah untuk mengangkat trofi Piala Afrika 2025 harus berakhir dengan duka mendalam.
Langkah tim nasional Mesir terhenti secara dramatis saat berhadapan dengan kekuatan besar benua hitam yakni Senegal.
Pertandingan yang mempertemukan dua ikon sepak bola dunia ini menyajikan tensi tinggi sejak peluit awal.
Mesir yang mengandalkan kreativitas Salah justru kesulitan membongkar pertahanan rapat yang dibangun oleh skuad Senegal.
Laga ini menjadi panggung pembuktian bagi Sadio Mane yang kembali menunjukkan tajinya di level internasional.
Skor tipis 0-1 menjadi hasil akhir yang harus diterima dengan lapang dada oleh para pendukung Mesir.
Pertarungan yang berjalan sangat alot ini hanya mampu menghasilkan satu gol pembeda di papan skor.
Pahlawan kemenangan bagi tim Senegal tidak lain adalah penyerang andalan mereka yaitu sosok Sadio Mane.
Gol yang sangat krusial tersebut tercipta ketika pertandingan memasuki menit ke-78 di babak kedua.
Baca Juga: Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?
Hantaman gol tunggal dari Mane tersebut langsung meruntuhkan semangat juang pasukan The Pharaohs di lapangan hijau.
Kekalahan menyakitkan dari musuh bebuyutan mereka ini membuat Mesir harus mengubur mimpi tampil di final.
Mohamed Salah dan rekan-rekan setimnya dipastikan tidak akan mencicipi atmosfer partai puncak turnamen bergengsi ini.
Kini fokus skuad Mesir harus segera dialihkan pada pertandingan perebutan tempat ketiga di laga mendatang.
Laga hiburan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Mesir untuk membawa pulang medali dari ajang ini.
Kekecewaan terlihat jelas di wajah para pemain setelah perjuangan keras mereka tidak membuahkan hasil maksimal.
Hasil negatif di Piala Afrika 2025 ini memperpanjang catatan kelam Salah bersama tim nasional negaranya.
Pemain sayap milik Liverpool tersebut seolah masih dijauhi keberuntungan untuk merengkuh gelar juara di Afrika.
Sebelumnya Mohamed Salah tercatat sudah pernah membawa Mesir melaju hingga babak final sebanyak dua kali.
Namun dalam dua kesempatan emas di partai puncak tersebut dirinya selalu berakhir sebagai pihak yang kalah.
Kenangan pahit pertama terjadi pada edisi 2017 saat Mesir dipaksa menyerah oleh Kamerun dengan skor 1-2.
Momen menyakitkan kedua kembali dialami Salah pada partai final Piala Afrika edisi tahun 2021 silam.
Kala itu langkah Mesir kembali dihentikan oleh Senegal melalui drama pertandingan yang sangat menguras emosi.
Pada turnamen tahun 2025 ini performa Salah sebenarnya tidak bisa dikatakan buruk secara statistik individu.
Mantan pemain AS Roma itu berhasil menyumbangkan total empat gol selama perjalanan Mesir menuju babak semifinal.
Sayangnya performa impresif tersebut seolah menghilang dan berakhir antiklimaks saat mereka bertemu dengan Senegal kembali.
Setelah kegagalan ini para pencinta sepak bola mulai mempertanyakan masa depan Salah di level internasional.
Edisi Piala Afrika berikutnya dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2027 sebagai ajang balas dendam selanjutnya.
Pada saat turnamen tersebut digelar Mohamed Salah akan memasuki usia yang cukup senior yakni 35 tahun.
Faktor usia tentu akan menjadi tantangan besar bagi sang kapten untuk tetap tampil di level tertinggi.
Dibutuhkan upaya ekstra keras agar kondisi fisiknya tetap bugar demi memimpin Mesir di kompetisi masa depan.
Meskipun gagal kali ini kontribusi Salah tetap diakui sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah Mesir.
Dukungan dari publik Kairo dan seluruh penggemar Mesir tetap mengalir deras untuk pemain bernomor punggung sepuluh itu.
Semangat juang Salah diharapkan tidak padam demi mewujudkan mimpi membawa trofi Piala Afrika ke tanah airnya.
Perjalanan karier Salah akan terus dipantau seiring usahanya menjaga performa prima dalam dua tahun ke depan.
Kini publik hanya bisa menunggu apakah keajaiban akan hadir bagi Salah di senja karier sepak bolanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Adam Alis Optimis Persib Raih Tiga Poin di Kandang Persebaya
-
Misi Sulit Emil Audero Bendung Ketajaman Rafael Leao Saat Cremonese Jamu AC Milan
-
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
-
PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026
-
Justin Hubner Cetak Gol Penentu Kemenangan Fortuna Sittard Lawan NEC Nijmegen di Liga Belanda
-
Gol Kevin Diks di Menit Berdarah Bawa Borussia Monchengladbach Bungkam Union Berlin
-
Timnas China Gantikan Posisi Iran di Piala Dunia 2026?
-
FIFA Siapkan Skenario Pengganti Tercepat Jika Timnas Iran Absen di Piala Dunia 2026
-
Presenter Sepakbola Richard Keys Mendadak Berhenti Siaran Saat AS Membombardir Iran
-
Prediksi Nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Usai Serangan Amerika Serikat